1 tahun lalu |19 Agustus 2016 20:01 |929 Pembaca

Jokowi Sanggupi 3 Request Masyarakat Kepulauan Nias

Presiden Joko Widodo. Int

NIAS, SUARATAPANULI.COM – Presiden RI Joko Widodo menyanggupi tiga request (permintaan,red) masyarakat yang disampaikan para kepala daerah di Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Pertama menambah produksi energi listrik sebesar 2 x 25 megawatt. Kedua, perpanjangan runway Bandara Binaka Gunungsitoli menjadi 2.800 meter. Dan ketiga pembangunan jalan lingkar sepanjang 45 km.

“Pak Bupati dan Walikota langsung ketemu saya. Saya tanya apa masalah-masalah. Saya langsung to the point, apa masalahmu. Pertama listrik, listriknya belum cukup. Saya tanya ke Dirut PLN dan Menteri BUMN, itu tanggungjawabnya. Kebutuhan saat ini 50 megawatt, yang ada baru 27 megawatt,” ujar Presiden saat kunjungan kerjanya ke kepulauan itu, Jumat (19/8).

Presiden kemudian menyanggupi untuk menambah pasokan listrik sebesar 25 megawatt. “Saya jawab, saya tambah 25 megawatt. Selesai nanti Oktober,” tambah Presiden Jokowi yang mengenakan pakaian adat khas Nias.

Rupanya pasokan energi listrik segitu belum cukup untuk melayani industri pariwisata yang terus berkembang. Maka Jokowi menyanggupi request lagi untuk menambah pasokan 25 megawatt lagi. “Saya sanggupi lagi. Yang Oktober 25 megawatt, yang 25 lagi akhir tahun 2017. Tapi janjian kepada saya, pariwisata di Nias harus dikembangkan. Datangkan investor pariwisata, hotel-hotel semuanya harus segera masuk. Karena kalau tidak, yang tambahan 25 megawatt itu tidak (batal),” tegas Jokowi.

Kedua, permintaan untuk perpanjangan runway bandara yang ditanggung pembangunannya secara bertahap menjadi 2.800 meter. “Kedua minta lagi. Disini runwaynya kurang panjang, yang bisa terbang ke Nias hanya ATR. Minta tambah panjang. Saya sanggupi. Tahap I tambah menjadi 2.400. Tahun depan tambah lagi jadi 2.800, semua pesawat sudah bisa turun,” tutur Jokowi.

Ketiga, untuk pembangunan jalan lingkar penghubung antar daerah kabupaten sepanjang 45 km. “Ketiga masih minta lagi. Jalan lingkar masih kurang 45 km. Belum bisa (langsung) saya sanggupi. Karena saya harus bicara dulu dengan menterinya (Menteri PU Pera), tadi saya coba hubungi gak nyambung. Tapi paling tidak itu insya Allah kita lanjutkan tahun depan,” pungkas Jokowi yang langsung disambut dengan tepukan¬†applause.¬†

 

Editor: Ray