1 tahun lalu |19 Agustus 2016 20:43 |834 Pembaca

Presiden: Nias Fokus Bangun Industri Pariwisata dan Perikanan

Ombak di perairan Pulau Nias adalah salah satu daya tarik wisata bagi para peselancar dan turis dari seluruh penjuru dunia. Int

NIAS, SUARATAPANULI.COM – Dalam kunjungan kerjanya ke Kepulauan Nias, Sumatera Utara, Jumat (19/8), Presiden Joko Widodo menekankan agar pemerintah daerah setempat benar-benar fokus kepada pembangunan sektor pariwisata dan perikanan kelautan.

“Saya lihat potensi terbesar ada dua, pertama pariwisata, lalu perikanan. Dua ini yang harus kita fokus. (ketersediaan) Listrik tadi arahnya ke pariwisata, dan ke perikanan misalnya untuk pembangunan coldstorage sehingga bisa diekspor ke negara-negara lain,” tandas Presiden dalam arahannya.
Dia yakin, jika kedua sektor tersebut berhasil dikembangkan dan dikelola dengan baik, maka pertumbuhan ekonomi di daerah Kepulauan di pantai barat Sumatera Utara itu akan tumbuh pesat.

“Dua hal itu saja kalau kita sudah fokus, saya yakin pertumbuhan ekonomi di Nias ini akan bisa meningkat dengan tajam. Tapi sekali lagi bahwa faktor keamanan itu sangat diperlukan,” kata Jokowi.

Sebelumnya Presiden telah menyanggupi tiga permintaan masyarakat yang disampaikan para kepala Daerah di kepulauan tersebut. Pertama menambah produksi energi listrik sebesar 2 x 25 megawatt. Kedua, perpanjangan runway Bandara Binaka Gunungsitoli menjadi 2.800 meter. Dan pembangunan jalan lingkar sepanjang 45 km.

Dalam kunjungannya itu, Presiden yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo serta beberapa Menterinya, meninjau pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Idanoi di Kabupaten Nias. Pembangunan PLTG ini diharapkan menjadi salah satu solusi krisis energi listrik di kepulauan yang terbagi dalam 5 daerah kabupaten/kota itu.

 

Editor: Ray