1 tahun lalu |22 Agustus 2016 21:36 |2175 Pembaca

Wah… Komplit! Taman Bunga Nusantara Bakal Ada di Tapanuli

Foto: Presiden Jokowi saat meninjau lokasi yang akan dijadikan taman bunga nusantara di Desa Parulohan, Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Senin (22/8). Dok ISP/ST

HUMBAHAS, SUARATAPANULI.COM – Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengakhiri kunjungan kerjanya di Sumatera Utara dengan meninjau lokasi yang akan dijadikan taman bunga nusantara di Desa Parulohan, Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Senin (22/8).

“Lokasi ini salah satunya. Di sini seperti yang disampaikan bupati (Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor) tadi ada 400 hektar, bisa dipakai untuk taman bunga,” ujar Presiden Jokowi kepada wartawan di sela-sela kunjungannya.

Tak hanya itu, Jokowi juga menyatakan di kawasan yang menarik untuk menikmati pemandangan Danau Toba itu bisa dibangun tambahan seperti resort atau hotel. Sehingga berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan lingkungan.

Menurutnya, jika nanti sudah diputuskan nanti, kawasan itu akan ditata dan dihijaukan. Jokowi pun mengakui potensi yang dimiliki kawasan itu sudah sangat lengkap.

“Jadi yang ditawarkan adalah pemandangan alam yang kalau dilihat ada danau. Ada air terjunnya, dan di bawahnya ada situs sejarah Sisingamangaraja (Pahlawan Nasional). Cantik sekali, komplit,” ujar Presiden.

Ikut mendampingi presiden, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.

Sementara itu Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor menyatakan siap mendukung semua program pembangunan ekonomi dan pariwisata yang akan digulirkan pemerintah pusat nantinya.

“Tentu saja kami sudah mempersiapkan semua yang dibutuhkan untuk program pengembangan kawasan wisata Danau Toba ini. Mudah-mudahan kawasan ini nantinya ditetapkan menjadi taman nasional,” kata Bupati.

 

 

Editor: Marihot Simamora