1 tahun lalu |24 Agustus 2016 14:07 |745 Pembaca

SP Sadari Kekhilafannya dan Meminta Maaf

Foto: Capture pernyataan maaf SP pada dinding facebooknya. Dok/ST

 

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – SP, seorang aktivis, warga Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut yang sempat menulis postingan pelecehan terhadap Presiden Joko Widodo di akun facebook-nya, menyatakan permintaan maafnya kepada presiden, masyarakat dan nitizen.

Permintaan maaf itu disampaikan SP dihadapan sejumlah awak media di Cafe Nusantara, Sibolga, yang turut dihadiri pengurus Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Sumut, Selasa (23/8) malam. Juga melalui postingan pada akun media sosial milik SP sendiri.

“Saya memohon maaf kepada Presiden Jokowi dan kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kekhilafan saya itu,” aku SP.

SP juga menyatakan dirinya telah menyadari kesalahannya itu. Dia mengakui postingannya itu hanya untuk melihat seberapa besar respon pengguna facebook tanpa bermaksud menghina atau pun melecehkan presiden. Karena itu SP pun berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.

“Saya sadar sebagai warga negara yang baik, saya tidak bermaksud lain kepada pemimpin kita. Walau bagaimanapun saya mengakui bahwa ini adalah kekhilafan saya. Sekali lagi saya mohon maaf, dan saya berjanji tidak akan melakukan kesalahan yang sama, serta saya menyatakan mendukung dan mengapresiasi kinerja pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla,” katanya.

Menyikapi permohonan maaf SP itu, pengurus Bara JP Eddy Suriyanto menyatakan mengapresiasi pernyataan SP yang sempat membuat heboh itu.

“Sebagai anak bangsa yang berjiwa besar dan telah menyadari kekhilafannya, maka kita pun harus menghargai pernyataan maaf dari saudara kita. Bagi kita yang hadir dalam pertemuan ini, saya menyampaikan bahwa masalah ini kita anggap selesai. Dan diharapkan ke depan jangan ada lagi muncul masalah serupa,” ujar Eddy.

 

Editor: Raymon