1 tahun lalu |25 Agustus 2016 19:25 |1376 Pembaca

Ibu Ini Tiba-tiba Ngamuk, Tenteng Parang Ancam Warga Tapian Nauli

Foto: RH saat mengamuk sambil menenteng sebilah parang. Istimewa

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Seorang ibu rumahtangga, RH (35), warga Lingkungan 5 Panjomuran, Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), tiba-tiba mengamuk, Kamis (25/8) sore. Perempuan dua anak itu mengamuk seperti orang yang kesurupan sambil menenteng sebilah parang. Diduga ia stres akibat terlilit hutang.

Warga menceritakan, RH tiba-tiba keluar dari rumahnya ke jalan raya sambil mengamuk dengan mengacung-acungkan parang di tangan kanannya kepada siapa saja yang mendekatinya. Bahkan RH sempat mengayunkan parangnya ke sepedamotor warga yang sedang diparkir dan ke tiang teras rumah warga.

“Tiba-tiba dia mengamuk sambil bawa parang, gak tahu karena apa. Kami jadi ketakutan. Ada warga yang mencoba menangkapnya, tapi rada-rada takutlah. Siapa yang dekat mau diparangnya,” kata salah satu warga setempat yang menyaksikan kejadian itu.

Tak lama kemudian, suami RH berinisial IZ, datang setelah dihubungi warga yang menginformasikan perihal aksi istrinya itu. Tadinya IZ sedang bekerja di salah satu usaha tambak ikan yang letaknya masih di desa itu. Barulah kemudian suaminya dengan dibantu warga berhasil menangkap RH dan mengamankan parangnya.

Ustad Rangkuti, seorang pemuka agama warga desa setempat, bahkan sempat berusaha menyadarkan RH, tapi tidak berhasil. Akhirnya RH dibawa ke rumahnya. Secara berangsur ia sadarkan diri dengan usaha suaminya menenangkannya.

Kepala Desa setempat, Erwin Sibagariang, mengakui peristiwa yang sempat menghebohkan warganya itu. Namun saat kejadian Erwin tengah berada di Kecamatan Pandan. Kepala Desa menyebutkan tidak ada warga yang menjadi korban amukan RH. Dan kemudian ia berhasil ditenangkan.

“Saya pun tadi ditelepon diberi tahu oleh warga saya juga. Menurut informasi dari warga, dia memang tiba-tiba mengamuk bawa parang. Kemudian saya meluncur dari Pandan ke lokasi, ibu itu sudah berhasil ditenangkan. Sekarang dia sudah diamankan oleh keluarganya,” ujarnya.

Kapolsek Kolang AKP Restu Adi dan beberapa personelnya dengan bersenjata laras panjang pun tiba di lokasi setelah memperoleh informasi dari masyarakat. Namun polisi menyerahkan RH ke pihak keluarga untuk disadarkan dan ditenangkan.

Disambangi di rumahnya, RH terlihat dibaringkan di ruang tamu dengan ditemani suaminya. Dari ocehannya, sepertinya RH memang tengah menghadapi masalah hutang piutang.

 

 

Editor: Marihot Simamora