1 tahun lalu |25 Agustus 2016 21:27 |770 Pembaca

Walikota Sibolga: Upah Minimum Kewajiban Pengusaha

Foto: Wawako Sibolga saat membuka sosialisasi UMK, Kamis (25/8). Dok Humas/ST

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – Walikota Sibolga menyatakan bahwa upah minimum kota (UMK) merupakan kewajiban pengusaha terhadap pekerja. UMK juga merupakan hak dasar yang melekat pada para pekerja yang wajib dijunjung tinggi dan dihormati.

“UMK juga merupakan tanggungjawab bersama antara pekerja, pengusaha dan pemerintah, demi muwujudkan hubungan industrial yang baik,” ungkap Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk yang disampaikan Wakilnya Edi Polo Sitanggang, saat pembukaan sosialisasi UMK bagi para pelaku usaha di kota setempat, di Aula Hotel Wisata Indah Sibolga, Kamis (25/8).

Dipaparkannya, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dengan tegas mengatur akan hak dan kewajiban para pihak yang terkait. Ini merupakan suatu sarana hubungan industrial agar proses produksi dapat berjalan dengan lancar dalam memberikan perlindungan bagi pekerja dan pengusaha, serta memberikan ketenangan kepada pekerja untuk bekerja dengan baik.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Sosialisasi yang juga Kadinsosnaker Sibolga Yasman melaporkan, sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman peserta tentang penetapan UMK, kewajiban pengusaha terhadap pekerja, serta untuk membina hubungan kerjasama antar unsur pekerja, pengusaha serta pemerintah yang serasi, mantap dan harmonis.

Sosialisasi sehari itu mendatangkan pemateri dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Utara  Christian Panggabean, serta dari BPJS Ketenagakerjaan Sibolga. (ril)

 

Editor: Marihot Simamora