1 tahun lalu |9 September 2016 23:41 |1266 Pembaca

Menteri Pariwisata pun absen di FDT 2016

Foto: Peserta Karnaval Budaya pada FDT 2016 di Muara, Tapanuli Utara. Buea/ST

MUARA, SUARATAPANULI.COM – Festival Danau Toba (FDT) 2016 di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, dibuka sejak Jumat (9/9). Sayangnya even akbar tahunan Kementerian Pariwisata sejak tahun 2013 ini mendapat sorotan negatif berbagai elemen masyarakat, sebab menterinya sendiri Arief Yahya pun tidak hadir di acara pembukaan itu.

“Kami sangat sayangkan ketidak hadiran beliau,” ungkap Humisar Simatupang (46), warga, kepada awak media, di sela-sela acara pembukaan.

Menurutnya, even besar seperti ini seharusnya mendapat apresiasi dari menteri terkait. Bukan sekedar kata, tapi tindakan, yakni dengan menghadirinya langsung.

Senada dikatakan Hotbin Sagala (35), warga Kota Tarutung yang sengaja datang ke Muara menyaksikan FDT. Menurut Hotbin, kehadiran menteri akan memberi kesan yang berbeda terhadap pelaksanaan FDT. Program pemerintah yang menjadikan Danau Toba salah satu dari 10 destinasi wisata Indonesia seakan hanya retorika.

“Setahu aku sejak Festival Danau Toba digelar yakni tahun 2013, kehadiran menteri selalu diwakili,” kesal Hotbin.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Tapanuli Utara Gibson Siregar menjelaskan ketidak hadiran Menteri Arief disebabkan adanya rapat terbatas.

“Surat tertulis dari Pak Menteri Arief ada sama kita, beliau hari ini mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo,” kilah mantan Camat Muara itu.

 

Editor: Marihot Simamora