2 tahun lalu |29 Maret 2016 09:48 |1091 Pembaca

Sumut Surplus Listrik, Tapi Pemadaman Masih Terjadi

Foto: Gus Irawan Pasaribu bersama manajemen PLTU Labuan Angin, Tapteng. Foto: Okt/ST

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM- Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu meminta PT PLN serius mengatasi pemadaman listrik yang masih kerap terjadi di Sumatera Utara (Sumut).‬ Padahal, kata Gus, Sumut surplus listrik sebesar 6 persen.‬

Hal itu ditekankan Gus saat saat berkunjung ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuan Angin, di Kecamatan Tapian Nauli, Tapanuli Tengah (Tapteng), Senin (28/3).‬ “Kemarin saya di Padangsidimpuan dan Sipirok, juga terjadi pemadaman. Bahkan saya peroleh informasi, di Sibolga dan Tapteng juga mengalami kasus pemadaman serupa, sementara keberadaan pembangkit listrik ada di sini,” katanya.

Dia menyebutkan, pemadaman sepertinya tak sesuai dengan pengakuan Direktur PT PLN Regional Sumut beberapa lalu, yang menyebut bahwa Sumut surplus listrik sebesar 6 persen.‬ Karena itu Gus meminta pihak PT PLN meningkatkan kinerjanya. Apalagi pada April 2016 nanti Sumut akan mendapat tambahan pasokan 150 megawatt dari Sumatera Barat yang langsung masuk dalam sistem interkoneksi.‬

Gus juga menyebutkan, ada rencana pembangunan PLTA berkapasitas total 500 megawatt di kawasan Tabagsel, yakni Sipirok, Marancar dan Batangtoru.‬

“Kita akan terus memberi dukungan dan harapannya dengan masuknya tambahan listrik itu, pelayanan masyarakat menjadi lebih optimal. Kami juga mendapat informasi, PLTP Sarulla yang berkapasitas 110 megawatt akan beroperasi tahun ini,” ucap Gus.

Manager Sektor Pembangkitan Labuan Angin, Ombun Sihombing mengakui bahwa kapasitas  PLTU Labuan Angin yang harusnya mampu 2 x 115 megawatt tidak dapat maksiman karena mengalami kerusakan di salah satu unit pembangkitnya.‬

“Pembangkit unit 2 hanya bisa memproduksi 80 persen daya listrik, itu 70-80 megawatt saja. Sementara perbaikan mesin pembangkit unit 1 ditargetkan bisa rampung Desember nanti,” kilah Ombun.

Editor: Mora