1 tahun lalu |21 September 2016 08:38 |595 Pembaca

PPK: Pagu Kantor Camat Tarutung Layaknya Rp3 Miliar

Foto: Proyek pembangunan Kantor Camat Tarutung. Buea/ST

TARUTUNG, SUARATAPANULI.COM – Proyek pembangunan Kantor Camat Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang ditampung di APBD TA 2016 senilai Rp1.126.179.843 dinilai kurang maksimal. Layaknya Rp3 miliar.

Hal itu ditegaskan oleh Panitia Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kimbangwil Tapanuli Utara Posma Situmorang, Senin (19/9), di ruang kerjanya. Pernyataan itu dilontarkan Posma saat menjawab pertanyaan awak media terkait pelaksanaan pembangunan kantor camat yang dinilai tidak sesuai dengan plang proyek.

“Jujur saja, anggaran sebesar itu tidak sesuai untuk pembangunan kantor camat. Setidaknya dibutuhkan dana hingga Rp3 miliar sesuai dengan usulan kita,” terang Posma didampingi konsultan sekaligus pengawas proyek, Goklin Siallagan.

Lebih lanjut diterangkan Posma, proyek yang dikerjakan CV Lanika Putra Mandiri dengan Direktur Marlina Simamora itu memang ada yang menggunakan dinding bangunan lama, sehingga terkesan seperti rehab.

“Kita mengakui dan membenarkan apa yang teman lihat, kita sadar bangunan kantor camat itu nantinya akan menjadi sorotan publik, tapi seperti itulah adanya,” ujarnya, diamini oleh Goklin.

Diterangkan Posma, dana usulan pembangunan kantor sebenarnya Rp3 miliar, namun oleh Kementerian Dalam Negeri hanya menyanggupi sebesar Rp1, 1 miliar. Dari pada dana itu lepas, maka diterima saja dengan menyesuaikan kebutuhan sesuai anggaran.

“Penyesuaian anggaran ini dengan bahan bangunan yang layak dipakai tetap dipergunakan,” terang Posma.

Lebih lanjut diterangkan, terkait judul proyek sudah diusulkan supaya rehab, namun kementerian menolak. Kementrian tetap bertahan dan mengatakan tidak ada lagi yang namanya rehab.

“Kami diberikan pilihan, pembangunan total dan perluasan, perluasan bangunan. Mau tidak mau, kami terima dan memberi judul proyek menjadi pembangunan,” ucapnya.

Pantauan media di lokasi, gedung kantor camat tersebut tidak semuanya dibongkar, bangunan lama masih dipakai seperti kosen, rabung, gapit, ring balok, bahkan dinding bangunan lama masih diberdayakan.

 

 

Editor: Marihot Simamora