1 tahun lalu |23 September 2016 08:13 |2106 Pembaca

Waspada, Begal Bermotor di Taput Incar Perempuan yang Bawa Tas

Ilustrasi (int).

TARUTUNG, SUARATAPANULI.COM – Warga Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), khususnya kaum perempuan yang membawa tas diimbau berhati-hati. Pasalnya, aksi begal atau perampokan dengan menggunakan sepedamotor mulai mengincar daerah ini.

Seperti pada Rabu (21/9) siang, Marpenas (35), warga Kelurahan Situmeang Habinsaran, Kecamatan Sipoholon, menjadi korban para begal. Tas tenteng milik guru SD di Lumban Siagian itu pun dirampok. Di dalamnya terdapat uang tunai senilai Rp3,7 juta, 1 unit android dan 1 unit tablet merk ternama.

Kapolres Taput AKBP Dudus HD melalui Kasubbag Humas Aiptu W Baringbing, membenarkan peristiwa begal itu.

“Benar ada korban perampokan, kejadiannya sekira pukul 14.00 WIB.  Korban dirampok persis di Jalinsum Tarutung-Balige Km 6, persisnya di Simpang Lumban Lobu, Desa Hutauruk, Kecamatan Sipoholon,” terang Baringbing.

Saat itu korban pulang dari sekolah berboncengan dengan temannya sesama guru, Boru Hutagalung, sekira pukul 13.00 WIB. Temannya itu turun di Tarutung. Sehingga korban sendirian pulang menuju tempat tinggalnya di Kecamatan Sipoholon dengan mengendarai sepedamotornya sendiri.

Setibanya di sekitar tempat kejadian, korban memang melihat ada pengendara sepedamotor besar yang berboncengan. Tetapi jenis dan nomor polisinya tidak sempat diketahuinya secara persis.

Tanpa menaruh curiga, korban melaju terus menuju rumahnya. Tiba-tiba pengendara tadi menyerempetnya dari sebelah kiri, dan langsung menarik tasnya yang ditenteng di bahu kiri. Dijelaskan Baringbing, saat itu lokasi sedang sepi, sehingga tidak ada orang yang membantu korban.

“Korban mengaku sempat berusaha melawan, tapi karena takut terjatuh dari sepedamotornya, tasnya pun dilepas. Dia menjerit sambil mengejar penjambret itu. Tapi sia-sia, begalnya kabur lebih kencang,” jelas Baringbing.

Korban sudah melaporkannya ke Polsek Sipoholon. Personil yang kemudian berusaha mengejar pelaku ke arah Kecamatan Siborongborong juga belum membuahkan hasil.

 

 

Editor: Marihot Simamora