1 tahun lalu |26 September 2016 11:37 |490 Pembaca

Yamaha Mio Raib dari Depan Rumah

Foto: Ika Purnama Sari, mahasiswi yang kehilangan sepedamotor. (ist/fb)

SUARATAPANULI.COM, SIBOLGA – Ika Purnama Sari, warga Jalan Kesturi No. 38 B, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan tak bisa menahan tangisnya di siaran video pendek yang diunggahnya pada laman facebooknya. Di video itu Ika mengaku baru saja kehilangan sebuah sepedamotor dan meminta bantuan kepada siapa saja yang melihatnya, Minggu (25/9) malam.

“Dari mulai rekan kampus sampai teman-teman fb (facebook), tolong ya cari kreta (sepedamotor), siapa yang lihat Mio Hijau bernomor polisi BB 2300 MS, hilangnya tepat di depan rumah malam ini, dikunci stang dalam keadaan parkir,” ujar Ika sambil mengusap airmatanya.

Tim ST kemudian berhasil menghubungi Ika, malam itu juga. Dia membenarkan kejadian hilangnya sepedamotor yang sehari-hari dipakainya itu.

“Iya benar. Hilang dari depan rumah saya tadi pas magrib, sekitar jam setengah tujuh. Waktu itu abang saya sedang sholat magrib. Dan memang biasanya kreta itu diparkir di depan rumah kami, karena memang teras rumah itu lebih tinggi dari jalan, jadi susah menaikkannya,” kata Ika.

Dia mengaku sedang berada di Medan saat mengunggah video tersebut, setelah mendapat kabar tak menggembirakan itu dari pihak keluarganya di Sibolga.

“Saya sekarang masih di Medan. Tapi malam ini balik ke Sibolga, besok pagi sudah sampai Sibolga,” kata mahasiswi Politeknik Negeri Lampung yang berkampus di SMK Negeri 1 Sibolga itu.

Ika menceritakan lagi, sesuai informasi yang diperolehnya dari keluarga, bahwa sebelumnya pekerja tempat perebusan ikan yang berada di dekat rumahnya memang sempat melihat seseorang mendorong seunit sepedamotor persis seperti milik Ika tersebut. Namun si pekerja tadi tak menaruh curiga, lantaran dipikirnya itu keluarga Ika.

“Rumah kan dekat perebusan ikan, setelah keluarga sadar kehilangan dan kecarian, pekerjanya tadi bilang memang sebelumnya dia ada melihat orang mendorong kreta itu. Cuma dia pikir itu famili kami, tidak ada curiga. Katanya dibawa ke arah Pandan, Tapanuli Tengah,” ujar Ika.

Ika menambahkan, pihak keluarganya di Sibolga sudah melaporkan kejadian itu ke Polsek Sibolga Selatan. Dia berharap pihak kepolisian dapat menangkap pelaku dan sepedamotornya bisa ditemukan.

“Sudah, tadi sudah dilaporkan ke polsek,” pungkas Ika seraya mengaku sepedamotor buatan tahun 2009 itu baru setahun lalu dibelinya dan belum sempat dibalik namakannya atas dirinya. (tim

Editor: Budi T