1 tahun lalu |26 September 2016 21:23 |601 Pembaca

Fraksi NasDem Soroti Macetnya Pompa Air Pertanian

Foto: Petani di daerah Pulau Jawa menggunakan pompa air untuk mengaliri persawahan, sementara di Tapanuli Utara alat serupa malah dituding banyak yang tidak berfungsi. (dok/int)

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Fraksi Partai NasDem DPRD Tapanuli Utara (Taput) menyoroti banyaknya irigasi berpompa air yang belum berfungsi. Sorotan itu disampaikan dalam pandangan umum fraksi saat Rapat Paripurna DPRD atas Ranperda Perubahan APBD Taput TA 2016, Jumat (23/9).

Dalam pandangan umum yang dibacakan oleh Maradona Simanjuntak tersebut, menyatakan banyak ditemukan di lapangan irigasi pompa air yang belum berfungsi sampai saat ini.

“Kami meminta Pemkab Taput agar terlebih dahulu mengkaji lebih matang sebelum dilakukan pembangunan, agar kegiatan tidak sia-sia, mengingat pentingnya irigasi/pompa air untuk persawahan masyarakat,” sebut Maradona.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Taput Tony Simangunsong berdalih bahwa tidak berfungsinya pompa air diakibatkan tidak digunakan secara maksimal oleh masyarakat. “Pompa air untuk mengaliri areal persawahan sebenarnya hidup, namun setelah diserahkan ke masyarakat, justru masyarakat yang tidak memanfaatkan,” jelas Kadis Pertanian, kepada awak media di Gedung DPRD Taput, Senin (26/9).

Ketika ditanya berapa jumlah kegiatan pengadaan pompa air pada APBD Taput pada tahun 2015, Tony mengaku tidak mengingatnya lagi.

“Saya tidak tahu berapa jumlahnya, yang pasti pompa itu bisa berfungsi, hanya saja tidak dimanfaatkan, mungkin karena biaya pengelolaannya,” kilah Tony.

Namun seorang sumber terpercaya yang meminta identitasnya dirahasiakan menyatakan bahwa kualitas pompa air untuk pertanian di Taput memang dibawah standar.

 

 

Editor: Marihot Simamora