1 tahun lalu |27 September 2016 21:12 |787 Pembaca

Diduga Depresi, Napi Lapas Sibolga Gantung Diri di Ruang Isolasi

Ilustrasi ruang isolasi.

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – Jasad Uwin Ginting (28), warga binaan Lapas Kelas II A Sibolga, ditemukan tergantung dengan sehelai kain di ruang isolasi, Selasa (27/9) dini hari. Sebelumnya narapidana pindahan dari LP Lubuk Pakam, Deli Serdang itu diduga mengalami depresi.

Uwin tercatat sebagai warga Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Ia Divonis 12 tahun penjara atas kasus pembunuhan sekitar 4 tahun lalu.

Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) setempat Gusti Lanang kepada wartawan menyebutkan, korban ditempatkan sementara di ruang isolasi karena kekhawatiran atas kondisi psikologinya. Dimana ketika di sel umum, ia sering tiba-tiba menjerit-jerit sendiri tanpa sebab. Korban juga sering terlihat menyendiri, terkesan seperti mengalami depresi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bunuh diri itu pertama kali diketahui oleh 2 narapidana Benni Cerianto (38) dan Mahadi (30) yang juga dalam sedang dalam pengasingan di ruang isolasi. Saat itu petugas jaga blok mendengar teriakan keduanya karena terkejut melihat korban sudah dalam kondisi tergantung.

“Petugas kemudian datang dan membuka ruang isolasi korban, lalu meninformasikannya kepada saya, dan saya juga melaporkannya ke Kepala Lapas,” ungkap Gusti Lanang kepada wartawan.

Sebelum mayat korban diturunkan, petugas KPLP melaporkannya ke pihak Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) yang kemudian menerjunkan tim labfor dan serse dan melakukan olah TKP.  Setelahnya, jasad korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Pandan, Tapanuli Tengah. Dan pada siang harinya, pihak keluarga korban datang menjemput mayatnya dan membawanya ke kampung korban di Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang untuk dikebumikan. (tim)

 

 

Editor: Marihot Simamora