2 tahun lalu |29 Maret 2016 20:52 |1228 Pembaca

Terminal BBM Sibolga Layak Direlokasi ke Labuan Angin

Foto: Terminal BBM Sibolga yang di sekitarannya sudah padat pemukiman penduduk. Mora/ST

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM- Letak Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Sibolga di Jalan Janggi, Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota dinilai tak lagi tepat. Sebab di sekitarannya sudah dipadati pemukiman penduduk.

Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu menilai depot itu sudah saatnya direlokasi. Lokasi yang representatif yakni ke kawasan Labuan Angin di Tapian Nauli, Tapteng.

“Menurut saya Labuan Angin strategis. Kapal tanker pengangkut BBM bisa masuk dan armada truk tangki bisa langsung mendistribusikan ke SPBU tujuan tanpa harus melalui jalan kota,” kata Gus didampingi Operation Head Terminal BBM Sibolga Tony Simanjuntak, Selasa (29/3).‬

Kawasan Labuan Angin juga akan menunjang pemberlakuan sistem pengamanan sesuai Standart Operasional Prosedur (SOP). Mantan Dirut Bank Sumut itu pun menjanjikan, usulan relokasi itu akan ia bawa ke Direksi PT Pertamina di Jakarta. “Saya melihat kondisinya saat ini semua orang masih bebas keluar masuk ke kawasan TBBM Sibolga, disamping lokasinya sangat rawan dan riskan,” kata Gus.

Menurutnya, sebagai objek vital nasional, Terminal BBM seharusnya berada di lokasi yang steril. Pun dengan tingkat keamanan yang tinggi.‬ Dengan wilayah cakupan sebanyak 11 kabupaten/kota di pantai barat Sumut, keberadaan Terminal BBM Sibolga harus benar-benar terjamin. Upaya perluasan dengan cara reklamasi pantai menurutnya sangat tidak menguntungkan.‬

“Apalagi, dengan status areal lahan yang merupakan milik PT Pelindo I Cabang Sibolga. Silahkan cari lahan lain yang lokasinya strategis,” tukasnya.‬

‪OH Terminal BBM Sibolga Tony Simanjuntak mengakui memang sudah ada upaya dan rencana perluasan terminal dengan cara reklamasi pantai menjorok ke areal yang ada saat ini.

“Kalau relokasi ke daerah lain butuh dana yang tidak sedikit. Maka itu, menurut kami perluasan lahan cukup dengan reklamasi pantai saja, dan itu sudah kami usulkan,” katanya.‬

Editor: Mora