1 tahun lalu |4 Oktober 2016 18:08 |1360 Pembaca

Wih… Semaraknya, Anak SD Lomba Sepeda Hias HUT Tapanuli Utara

Foto: Elkana Sinaga, peserta dari SDN 173104 Tarutung dengan hiasan miniatur sampan di sepedanya. (Buea/ST)
TARUTUNG, SUARATAPANULI – Semaraknya lomba sepeda hias Hari Ulang Tahun Kabupaten Tapanuli Utara ke-71 tahun. Miniatur mulai dari rumah Batak, sampan, kacang sihobuk, helikopter, pesawat, mobil, Salib Kasih hingga hasil pertanian dan perkebunan pun ditampilkan para peserta yang merupakan siswa sekolah dasar.

Mereka tampak percaya diri dan bersemangat menampilkan hiasan sepeda yang unik. Meski terik matahari menyengat kulit, yang penting sepeda hias mereka bakal menang.

Evelin Sinaga, peserta dari SDN 173104 Tarutung mengungkapkan keinginannya mengikuti lomba bukan hanya untuk mengejar hadiah. “Tapi juga untuk membuktikan kalau anak SD pun mampu berkreatifitas,” ujar siswa kelas VI itu.

oto: Evelin Sinaga dengan hiasan miniatur rumah batak di sepedanya. (Buea/ST) Foto: Evelin Sinaga dengan hiasan miniatur rumah batak di sepedanya. (Buea/ST)

 

Evelin mengakui sepeda hias miliknya yang menampilkan miniatur rumah Batak merupakan idenya sendiri. Namun pengerjaannya dibantu oleh abangnya. “Hidup anak Tarutung,” teriak Evelin sambil berpose.

Saat asik mengabadikan sepeda milik Evelin, seorang peserta lainnya terdengar berteriak; “Bang sepeda aku fotolah,” teriaknya dari atas sepeda dengan hiasan sampan yang bertulisan “Taput Membangun dan Maju Terus“.

“Dua hari kami mengerjakan ini Bang, bersama-sama teman dan guru sekolah,” ujar Elkana Sinaga yang juga satu sekolah dengan Evelin.

Sementara itu, siswa kelas V dari SD Swasta Filadelfia Tarutung, Dominic memamerkan sepeda hiasnya dengan miniatur helikopter. “Aku pingin jadi angkatan udara,” sebutnya saat ditanya alasannya menghias sepeda dengan helikopter.

Foto: Dominic dengan hiasan miniatur helicopter di sepedanya. (Buea/ST) Foto: Dominic dengan hiasan miniatur helicopter di sepedanya. (Buea/ST)

 

Ada juga peserta yang menghias sepedanya mirip dengan motor patroli milik Satuan Lalu Lintas Polri. Bukan hanya sepedanya, Budi, siswa SD Santa Maria Tarutung pembawa sepeda itu juga berpakaian lengkap mirip seorang polantas.

Foto: Budi dengan hiasan atribut polantas di sepedanya. (Buea/ST) Foto: Budi dengan hiasan atribut polantas di sepedanya. (Buea/ST)

 

Ada lagi, 5 peserta dari SDN 174568 Simorangkir Kecamatan Siatasbarita menghias sepeda mereka dengan ikon daerah mereka. Ada Salib Kasih dan ada yang berhiaskan produk pertanian dan perkebunan dari kecamatan mereka.

“Inikan hari ulang tahun kabupaten, guru kami mengajari kalau sepeda kami harus dihiasi dengan ikon kecamatan,” sebut Janter Simorangkir yang menghias sepedanya dengan jeruk manis, terong dan tanaman seledri.

Foto: Janter Simorangkir dengan hiasan hasil tani di sepedanya. (Buea/ST) Foto: Janter Simorangkir dengan hiasan hasil tani di sepedanya. (Buea/ST)

Sedangkan salah satu peserta dari Kecamatan Sipoholon, Tony Situmeang menghias sepedanya dengan kacang sihobuk.

Lomba sepeda hias ini  dilepas oleh Sekdakab Tapanuli Utara Edward Tampubolon, dengan start dan finisnya di Simpang 4 Tarutung, Jalan Sisingamangaraja. Menurut Sekda, lomba ini sengaja dilakukan untuk melibatkan para siswa dalam merayakan hari jadi daerah.

“Bagaimana cara agar anak-anak terlibat, serta menggali kreatifitas anak. Inilah kenapa lomba ini dilakukan,” terang Sekdakab.

 

Editor: Mora