1 tahun lalu |5 Oktober 2016 22:51 |798 Pembaca

Ini Pernyataan Nikson di Peringatan 71 Tahun Tapanuli Utara

Foto: Bupati Nikson Nababan beserta Forkopimda menikmati kue ulang tahun ke-71 Kabupaten Tapanuli Utara. (dok/ist)

TARUTUNG, SUARATAPANULI.COM – Kabupaten Tapanuli Utara berusia 71 tahun pada Rabu, 5 Oktober 2016. Puncak peringatan hari jadi itu dirayakan dengan upacara akbar di Lapangan Serbaguna Tarutung.  Bupatinya, Nikson Nababan pun berkesempatan berpidato di hadapan puluhan ribu warga yang memadati lapangan kebanggaan itu.

Mengawali sambutannya, Nikson mengatakan bahwa peringatan hari jadi merupakan momentum bersejarah yang dapat membuat semangat bagi masyarakat dan pemerintah dalam melanjutkan pembagunanan daerah.

“Kita juga perlu menatap masa depan dengan sejumlah tantangan. Tak sedikit pergumulan mewarnai tugas dan tanggungjawab pemerintahan daerah, serta dalam membangun komitmen untuk melayani sesuai bidang tugas masing-masing, demi meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara,” katanya.

Dilanjutkan Nikson, peringatan hari jadi ini dilandasi dengan semangat kerja nyata, maka masyarakat dan pemerintah daerah harus saling mengisi dalam membangun daerah. Selama 2 tahun kepemimpinannya sebagai kepala daerah, pemerintah daerah telah melakukan sejumlah pembenahan di berbagai sektor melalui penempatan figur pejabat yang tepat sesuai regulasi “fit and propert test”, dan sesuai bidang ilmunya atau “the right man on the right place”. Pun yang inovatif dalam melaksanakan tugas masing-masing.

Dipaparkannya, pemerintah daerah menempatkan pembangunan sektor pertanian sebagai salah satu prioritas, dengan target Tapanuli Utara menjadi lumbung pangan, melalui penyediaan bibit unggul, menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi pasca bayar panen,  mesin kompos, pembenahan infrastruktur, hingga pembangunan jalan hotmix di kecamatan.

“Kami juga telah memprogramkan pasar lelang komoditi pertanian yang dapat menjamin stabilitas harga pasar. Serta pemberian bantuan-bantuan mesin dan peralatan pertanian kepada petani,” ujarnya.

Nikson juga menyinggung program pupuk bersubsidi bayar pasca panen di 15 kecamatan yang menyentuh 578 kelompok tani atau sebanyak 11.527 kepala keluarga. Pupuk yang disalurkan yakni NPK sebanyak 904,70 ton dan pupuk urea 246,60 ton, yang telah menunjukkan hasil dengan meningkatnya produksi.

Di samping itu, sambung Nikson, pemerintah daerah juga telah meluncurkan berbagai program pendidikan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, baik itu pendidikan formal maupun informal, dan juga intens dalam pengembangan PAUD di setiap desa.

“Demikian juga terhadap desa terpencil telah dianggarkan beasiswa mahasiswa berprestasi Rp700 ribu dan beasiswa miskin untuk tingkat SMA sederajat melalui dinas pendidikan. Kemudian mendukung program pemerintah pusat melalui kemandirian desa, khususnya  pengalokasian dana desa/kelurahan,” bebernya.

Nikson pun menambahkan, untuk mewujudkan masyarakat bebas narkoba, pemerintah daerah telah melaksanakan penyuluhan-penyuluhan, termasuk melaksanakan tes urine bagi jajaran unit kerja.

Pemerintah daerah juga mengaplikasikan program pemerintah pusat terkait pembangunan desa dan tahun gotongroyong serta pelayanan publik di semua sektor.
“Sebagai aplikasi misi pemerintah menjadikan desa sebagai pusat percepatan pembangunan,” pungkas Nikson.

Hadir Ompui Ephorus HKBP Pdt Darwin Lumbantobing, Ketua DPRD Taput Ottoniyer Simanjuntak,
Wakil Bupati Mauliate Simorangkir, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, Bupati Tobasa Darwin Siagian dan Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk, para tokoh adat, serta cendekiawan.

Peringatan kali ini mengusung tema “Kerja nyata, bersama membangun Tapanuli Utara ke arah yang lebih baik”. Usai upacara dilanjutkan dengan pemotongon kue ulang tahun, dan parade hasil bumi dari seluruh kecamatan. Diakhiri dengan hiburan rakyat yang menampilkan artis-artis pop Batak.

 

Editor: Mora