1 tahun lalu |12 Oktober 2016 10:13 |1506 Pembaca

Istri yang Dibakar Suaminya di Mobil Pick Up Meninggal Dunia

Foto: Kapolsek Pandan AKP Ahmad Yani Nasution.

TAPANULI TENGAH, SUARATAPANULI.COM – Nurhamidah (41), perempuan yang dibakar oleh suaminya sendiri Jufri Hutagalung alias Pepe (51), pedagang buah, pada Senin (19/9) malam lalu, akhirnya meninggal dunia Senin (10/10). Korban menghembuskan nafas terakhirnya di salah satu rumahsakit di Medan.

“Korban sudah meninggal dunia, semalam meninggalnya, dan sudah dikebumikan. Sebelumnya dia dirujuk (dari RSUD Pandan, Tapanuli Tengah) ke rumah sakit di Medan,” sebut Kapolsek Pandan AKP Ahmad Yani Nasution, Selasa (11/10).

Tapi meski korban sudah meninggal dunia dan belum sempat dimintai keterangan, proses hukum atas kasus tindak percobaan pembunuhan berencana dan kekerasan dalam rumahtangga itu tetap diproses.

“Lanjutlah, harus dilanjutkan itu. Cuma keterangan dari korban tidak dapat lagi karena sudah meninggal. Memang selama korban dirawat di rumah sakit tidak bisa dimintai keterangan karena belum stabil,” sebut Kapolsek.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nurhamidah mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya setelah dibakar hidup-hidup suaminya di dalam mobil jenis pick up di Jalinsum Padangsidimpuan Km 15 (depan APMS Muara Nibung), Kelurahan Muara Nibung, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah pada Senin (19/9) malam.

Pasangan suami istri dengan 6 anak ini tercatat warga Lingkungan I, Kelurahan Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah.

Malam itu Jufri Hutagalung bersama adiknya Darman Hutagalung, nekad membakar korban karena emosi lantaran diketahuinya korban ada menjalin hubungan asmara dengan pria lain. Jufri menyebutkan pria itu seorang supir yang sering menemani korban pergi berjualan ikan, sayuran dan buah-buahan ke luar daerah.

Kedua pelaku kemudian berhasil diringkus. Penyidik menerapkan undang-undang KDRT dan disubsider KUHPidana tentang percobaan pembunuhan berencana dengan ancaman diatas 10 tahun penjara. (tim/fs)

 

 

Editor: Mora