1 tahun lalu |12 Oktober 2016 11:19 |682 Pembaca

Di Sibolga, Abang Becak dan Penumpangnya Diasuransikan Lho…

Foto: Kegiatan Lomba Kreasi Betor Hias yang diselenggarakan HABSI, baru-baru ini. (dok/ST)

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM РSebanyak 65 anggota Himpunan Abang Becak Sibolga (HABSI) memperoleh polis Asuransi Tanggung Gugat kepada Penumpang Umum Angkutan Darat (Sigap Darat) Borongan. Tak hanya si abang becaknya, dua penumpang yang dibawanya pun sudah dijamin oleh asuransi kecelakaan Jasaharja Putera itu.

“HABSI memfasilitasi para abang becak untuk mendapatkan jaminan apabila terjadi kecelakaan, termasuk juga terhadap 2 penumpang,” kata Ketua Gema HABSI Razoki Hutagalung saat menyerahkan simbolis polis asuransi tersebut kepada perwakilan abang becak, Selasa (11/10) sore.

Asuransi ini berlaku setahun dengan premi sebesar Rp45.000. Klaim berlaku jika kecelakaan terjadi saat si abang becak memang sedang menarik penumpang di jalan raya. Dengan begitu, menurut Razoki, para abang becak dan penumpangnya akan merasa terjamini.

“Kami akan buat lebel pada becak yang berasuransi ini agar masyarakat atau penumpangnya tahu dan merasa lebih nyaman menaiki becak tersebut,” ujar Razoki.

Razoki pun mengajak para penarik becak bermotor di Kota Sibolga yang ingin bergabung ke HABSI dan mendapatkan asuransi itu.
“Silahkan mendaftarkan diri ke Sekretariat HABSI di Jalan Sisingangaraja No.103 Kelurahan Aek Manis atau di kedai kopi Pak Jainal, dengan membawa persyaratan fotocopy KTP, kartu keluarga dan STNK. Dan yang paling penting bersedia bergabung dalam HABSI,” pungkas Razoki.

Sementara Aroziduhu Zendrato (37) salah satu anggota HABSI, warga Aek Parombunan, mengapresiasi gebrakan asuransi tukang becak bermotor tersebut.

“Tidak salah saya bergabung di HABSI ini, programnya bagus. Asuransi itu membuat kami para abang becak merasa terjamin, dan penumpang pun menjadi lebih nyaman ketika menaiki becak kami. Meskipun kami dikenakan biaya, itu tidak masalah, selain sangat kecil, toh semua kembalinya kepada kami abang becaknya sendiri,” kata Aroziduhu.

Sejak bergabung ke HABSI pada tahun 2003, ia mengakui telah banyak menerima keuntungan dan perhatian dari pengurus, terutama dari Ketua HABSI Jamil Zeb Tumori.

“Sudah 13 tahun saya jadi penarik becak, setiap tahun pasti mendapat perhatian, seperti rehab becak atau bantuan sembako dari HABSI,” tandasnya.¬† (tim/ps)

 

Editor: Mora