1 tahun lalu |13 Oktober 2016 19:05 |749 Pembaca

Bupati Tapanuli Utara: Wartawan Profesi Mulia

Foto: Panitia dan Pemkab Tapanuli Utara saat Pelatihan Jurnalistik dan Lomba Karya Tulis Tingkat SMA/SMK se-Tapanuli Utara oleh PWI Bonapasogit di Aula SMA Swasta HKBP 2 Tarutung, Kamis (13/10). (dok/ist)

TARUTUNG, SUARATAPANULI.COM – Profesi wartawan merupakan pekerjaan yang sangat mulia. Tanpa wartawan, apa yang dikerjakan pemerintah tidak ada artinya kalau tidak diinformasikan ke masyarakat.

Hal itu ditegaskan Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan di Pelatihan Jurnalistik dan Lomba Karya Tulis Tingkat SMA/SMK se-Tapanuli Utara yang dilaksanakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bonapasogit di Aula SMA Swasta HKBP 2 Tarutung, Kamis (13/10).

“Peningkatan SDM berkualitas di Tapanuli Utara merupakan suatu investasi yang sangat berharga di masa depan. Maka dari itu, peranan wartawan juga sangat penting dalam menyampaikan informasi itu ke masyarakat,” sebut Bupati yang diwakili Asisten II Osmar Silalahi.

Dikatakannya, visi misinya menginginkan Tapanuli Utara menjadikan lumbung SDM terus diinformasikan wartawan ke publik.

“Saya sudah kedua kalinya mengikuti kegiatan pelatihan jurnalistik ini. Dan kita harapkan, kegiatan seperti bisa dilakukan setiap tahunnya. PWI Bonapasogit selama ini bermitra baik dengan Pemkab Tapanuli Utara. PWI terus menginformasikan visi misi pemerintah daerah ke masyarakat, ” kata Osmar di kegiatan yang diikuti 100 peserta.

Ketua PWI Bonapasogit Marudut Nainggolan dalam ceramah ilmiahnya menyampaikan, reformasi menjadi era baru bagi kehidupan pers, karena mendapat prioritas pertama yang diperhatikan di UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Satu hal yang perlu diingat bahwa kehadiran pers sebagai salah satu pranata sosial dan memiliki sifat yang melembaga.¬†Oleh sebab itu, dalam kondisi ini dicermati organisasi pers tertua di Indonesia, khususnya PWI Bonapasogit, menggelar pelatihan jurnalistik untuk mengupas tuntas bagaimana menjadi wartawan yang profesional dan teknik membuat berita,” terangnya.

Turut hadir pada acara ini, Kadis Pendidikan Tapanuli Utara Jamel Panjaitan, Wakil Ketua PWI Sumut Bidang Pendidikan Rizal Surya, Wakil Ketua bidang Pembelaan Wartawan PWI Sumut Wilfrid Sinaga.

Di kesempatan itu Wilfrid Sinaga memaparkan, untuk menjadi wartawan yang paling utama harus memiliki rasa ingin tahu atau kepekaan. Profesi wartawan itu dari kalangan berbagai disiplin ilmu.

“Untuk menjadi wartawan yang profesional tentu harus memiliki sejumlah persyaratan diantaranya harus berpendidikan, memiliki ketrampilan berbahasa, memiliki naluri atau kepudulian, agresif, sopan dan tidak mengandalkan materi,” ungkapnya.

 

 

Editor: Mora