1 tahun lalu |17 Oktober 2016 21:18 |5826 Pembaca

Buntut Ricuh Ledakan di PT SOL, 21 Warga Jadi Tersangka Pengrusakan Kantor PT Hyundai

Foto: Warga Kecamatan Pahae Jae, Tapanuli Utara yang ditetapkan sebagai tersangka buntut dari aksi anarkis di Kantor PT Hyundai, di kawasan PT SOL Pahae. (dok/ist)
TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Polres Tapanuli Utara menetapkan 21 orang tersangka terkait kasus pengrusakan Kantor PT Hyundai, sub kontraktor perusahaan pembangkit listrik tenaga panas bumi di Kecamatan Pahae Jae PT Sarulla Operation Limited (SOL), yang terjadi Sabtu (15/10) siang kemarin.
“Penetapan tersangka sudah berdasarkan bukti yang telah ditemukan, baik itu dari keterangan saksi, barang bukti, pengakuan tersangka, ditambah dengan bukti petunjuk dari CCTV yang ada di kantor PT Hyundai,” terang Kapolres Tapanuli Utara AKBP Dudus HD melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing, Senin (17/10).

Ke-21 warga sekitar lokasi perusahaan yang berstatus tersangka itu pun resmi ditahan di RTP Mapolres Tapanuli Utara di Tarutung. Mereka dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 sub 170 sub 406 dan 351 ayat 1 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian, pengrusakan dan penganiayaan secara bersama-sama, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Berikut daftar nama ke-21 warga yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Tapanuli Utara:
1. Gunawan Simbolon
2. Roy Martin Pardede
3. Ranadi Sitompul
4. Tumpal Aritonang
5. Tuahman Saragi
6. Diarman Hutagalung
7. Noil Padrasah Sitompul
8  Nunut Efendi Sitompul
9. Aligalaksi Hutabarat
10. Diego Amanda Sitompul
11. Kevin Alvando Sianturi
12. Amri Parapat
13  Jujur Panggabean
14. Andus Parapat
15  Karno Siburian
16. Sakti Simatupang
17. Ronal Nainggolan
18. Jefri Nainggolan
19. Jontri Sitompul
20. Chandro Parapat
21. Jawan Hutabarat

 

 

Editor: Mora