2 tahun lalu |30 Maret 2016 13:23 |1685 Pembaca

Bupati Tekankan PP dan KOTI Ikut Perangi Narkoba

Foto: Bupati Sukran J Tanjung didaulat memasangkan baret kepada anggota KOTI PP Tapteng. Dok Humas/ST

PANDAN, SUARATAPANULI.COM- Bupati Tapteng Sukran J Tanjung menekankan seluruh komponen Pemuda Pancasila (PP) dan KOTI (Komando Inti Mahatidana) Tapteng ikut berperang melawan narkoba.

“Tantangan terbesar bangsa sekarang adalah narkoba. Saya minta agar seluruh keluarga besar PP dan KOTI PP Tapteng ikut berperang memberantasnya, sebab narkoba sudah hampir merusak anak-anak bangsa,” tegas Bupati saat Pembaretan Anggota DPC KOTI PP Tapteng, di Pantai Bosur, Selasa (29/3) malam.

Menurut Bupati, perang saat ini bukanlah unjuk kekuatan senjata, namun perang terhadap penjajahan bangsa melalui narkoba. “Karena itu saya yang juga sebagai Ketua MPO PP Tapteng saya menghimbau agar ananda sekalian menjauhkan diri dari narkoba. Sekali mencoba coba mengkomsumsi, maka rusaklah masa depan ananda, hingga berdampak kepada rusaknya bangsa dan negara kita,” tukas Bupati lagi.

Dipaparkannya, bahwa jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tapteng beberapa hari lalu dites urine mendadak usai apel pagi. Hasilnya ada 2 orang yang positif pengkonsumsi narkoba dan 15 orang lainnya terindikasi. Tes seperti itu, sambung Bupati, akan rutin dilakukan, sehingga ASN menjadi panutan gerakan terbebas dari narkoba.

“Untuk itu kepada semua anggota KOTI, mari kita bentengi diri dengan iman dan taqwa, jadilah agen-agen pemberantasan narkoba,” pesan Bupati.‬

Ketua DPC PP Tapteng Arifin Sianipar juga menyerukan agar seluruh anggota dan pengurus PP dan KOTI Tapteng bekerjasama memberantas narkoba. “Dimulai dari diri masing masing,” ajak Arifin.

Pada kesempatan itu, Ketua KOTI PP Tapteng Darman Simatupang didampingi Sekjen Wiwin A Simanjuntak melaporkan bahwa jumlah anggota sekarang menjadi 70 orang. Yang menerima pembaretan sebanyak 20 orang yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan fisik dan mental selama dua minggu. Pelatihan fisik dilatih oleh TNI dan Polri dibantu pengurus organisasi.

Dijelaskannya, KOTI bertugas menjaga kewibawaan, kehormatan, militansi dan citra positif organisasi PP dengan meningkatkan kedisiplinan dan profesionalitas. Juga membangun sinergi potensi kader, melaksanakan koordinasi fungsional dengan lembaga, meningkatkan kualitas partisipasi anggota dalam kehidupan sehari-hari, serta mendukung pelaksanaan program organisasi di segala bidang. ‬

“Selain tugas yang dimiliki, KOTI juga berfungsi sebagai wadah kader untuk berhimpun, dan sarana pengembangan serta pendayagunaan potensi kader,” kata Darman.

Editor: Ray T