1 tahun lalu |24 Oktober 2016 20:00 |6548 Pembaca

4 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Tapanuli Tengah

Foto: Rapat pleno terbuka KPU Tapanuli Tengah penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada 2017.
TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Empat pasangan ditetapkan sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah di Pilkada serentak Februari 2017 nanti. Penetapan itu dilaksanakan melalui rapat pleno terbuka oleh KPU Tapanuli Tengah di Aula PIA Hotel Pandan, Senin (24/10).

Keempatnya yakni pasangan Bakhtiar Ahmad Sibarani-Darwin Sitompul (BADAR), Amin Pardomuan Napitupulu-Ramses Hutagalung (AMIRA), Rantinus Simanalu-Sodikhin Lubis (PAUS) dan Buyung Sitompul-Binsar Saruksuk (BESAR).

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan KPU Tapanuli Tengah Nomor: 73/kpts/KPU-kab-002.434687/Tahun 2016 yang dibacakan Ketua KPU Tapanuli Tengah, Halomoan Lumbantobing.

Pasangan AMIRA didukung oleh Partai Golkar, PDI Perjuangan, PAN, Demokrat dan Partai NasDem. Pasangan BADAR oleh Partai Hanura, PKS, PPP dan PBB. Sementara pasangan PAUS dan BESAR dari jalur independen atau perseorangan. PAUS dengan jumlah berkas dukungan sebanyak 28.689 KTP. Sedangkan BESAR denganĀ  22.523 dukungan KTP.

“Selanjutnya keempat pasangan ini berhak mengikuti tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah tahun 2017,” kata Halomoan Lumbantobing sebelum menutup resmi rapat pleno.

Sekedar informasi, besok Selasa (25/10) pada pukul 10.00 WIB, KPU Tapanuli Tengah menggelar pengundian nomor urut pasangan calon.

SAMUAL Gagal Lagi

Sebelumnya dalam rapat pleno itu, Komisioner KPU Tapanuli Tengah Timbul Panggabean membacakan keputusan terhadap pasangan bakal calon Syariful Alamsyah Pasaribu-Mual Berto Hutauruk (SAMUAL) yang sempat mendaftar kembali, dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai pasangan calon. Keputusan itu setelah KPU Tapanuli Tengah melakukan verifikasi ke kantor DPN PKPI sebagai salah satu partai politik pengusungnya.

“Sesuai berita acara KPU Tapanuli Tengah tentang verifikasi ke Dewan Pimpinan Nasional (DPN PKPI) sebagai tindak lanjut surat keputusan sengketa oleh Panwaslih, syarat pencalonan dari PKPI dinyatakan tidak memenuhi syarat,” kata Timbul.

Itu artinya, pasangan SAMUAL yang tadinya akan diusung oleh Partai Gerindra dengan 5 kursi dan PKPI dengan 2 kursi gagal ditetapkan sebagai pasangan calon. Kegagalan itu menjadi yang kedua kalinya setelah sebelumnya sempat ditolak pendaftarannya karena masalah dualisme kepengurusan pusat PKPI. (fs/tim)

Editor: Mora