1 tahun lalu |25 Oktober 2016 17:24 |571 Pembaca

PWI Bonapasogit Tanam 1.000 Pohon di Tapanuli Utara

Foto: Awak PWI Bonapasogit bersama Bupati Nikson Nababan dan Ketua DPRD Ottoniyer Simanjuntak saat aksi menanam pohon di kawasan SMA Negeri 3 Tarutung, Tapanuli Utara, Selasa (25/10).

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bonapasogit melakukan gerakan menanam pohon di lingkungan sekolah di Kabupaten Tapanuli Utara. Melalui program ini diharapkan seluruh sekolah akan tampak asri.

“Ada beberapa sekolah yang telah kita tinjau memiliki lapangan yang luas dan sangat layak untuk ditanami pohon agar lingkungannya menjadi sejuk dan para siswa menjadi nyaman belajar karena udara lingkungan sekolahnya segar,” ujar Ketua PWI Bonapasogit Marudut Nainggolan.

Penanaman pohon secara perdana dilakukan di Lapangan SMA Negeri 3 Tarutung, Selasa (25/10). Turut serta dalam aksi itu Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, Dandim 0210/TU Letkol Inf Baginta Bangun, Ketua DPRD Ottoniyer Simanjuntak, Sekdakab Edward Tampubolon, Kadis Pendidikan Jamel Panjaitan, Kadis Kehutanan Benhur Simamora, serta Kabag Humas Donna Situmeang. Pohon yang ditanam berupa mangga, durian, alpukat dan rambutan.

Bila direfleksi tahun sebelumnya, lingkungan sudah banyak yang rusak akibat maraknya penebangan liar untuk kepentingan dari oknum tertentu. Sekaitan itu, lanjut Marudut, perlu dilakukan penanaman pohon untuk menghijaukan kembali Tapanuli Utara.

“Gerakan menanam pohon yang digelar PWI ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah secara nasional, khususnya untuk menghijaukan lingkungan,” ujarnya.

Di kesempatan itu Bupati Nikson Nababan mengatakan, kalau direfleksi sejak tahun 2014, Tapanuli Utara yang pertama kali khusus di Sumutera Utara yang menyetop izin dokumen penebangan kayu. Dia pun berharap keputusan itu harus terus dilanjutkan. Melihat kondisi lingkungan yang samakin rusak dan infrastruktur yang semakin parah.

“Karena itu kita terus genjar melakukan penghijauan. Kabupaten Humbahas sudah mengikuti gerakan kita,” ujarnya.

Tahun ini, seluas 130 hektar lahan di Kecamatan Siborongborong dan Muara akan memperoleh bantuan pemerintah pusat untuk penanaman pohon produktif. Kiranya dengan bantuan itu, diharapkan 5 tahun ke depan, Tapanuli Utara akan kembali seperti dulu sebelum penggundulan hutan terjadi.

“Kita harapkan Tapanuli Utara akan menjadi paru-paru Sumatera Utara. Saya akan dukung dan support PWI untuk melestarikan lingkungan. Dan apa yang berguna untuk masyarakat, ayo sama-sama kita lakukan,” terangnya.

Sementara Ketua DPRD Ottoniyer Simanjuntak mengatakan gerakan ini membawa angin segar bagi pelestarian alam. Menurutnya PWI telah menunjukkan kepedulian lingkungan yang sangat besar.

“Gerakan menanam pohon ini patut dibanggakan. Mitra kerja kami (wartawan) bukan hanya disibukkan dengan hanya memburu berita saja. Ini gerakan yang sangat langka,” ungkapnya.

 

 

 

Editor: Mora