1 tahun lalu |25 Oktober 2016 21:25 |892 Pembaca

Pemkab akan Bantu Korban Kebakaran di Pasar Sarulla untuk Bangun Rumah

Foto: Rombongan Pemkab Tapanuli Utara saat meninjau lokasi kebakaran di Pasar Sarulla, Pahae Jae. (dok/ist)

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan bersama Ketua DPRD Ottoniyer Simanjuntak dan para pimpinan SKPD memberikan bantuan dan penghiburan kepada korban kebakaran di Pasar Sarulla, Kecamatan Pahae Jae, Selasa (25/10).

Penghiburan dilakukan dengan “mangupa-upa” dan memberikan “boras sipir ni tondi” serta “aek sitio-tio”. Sedangkan bantuan berupa peralatan mandi, selimut dan peralatan lainnya dari dinas sosial. Secara pribadi, Bupati Nikson Nababan juga memberi bantuan sebesar Rp10 juta serta dana spontanitas yang terkumpul dari SKPD beserta rombongan sebesar Rp37.995.000. Dana itu nantinya digunakan untuk perbaikan rumah korban yang hangus terbakar.

“Saya turut merasakan apa yang bapak dan ibu alami. Jadikan ini sebagai momen bagi kita untuk lebih peduli terhadap sesama. Jangan putus asa, kami hadir di sini untuk ikut meringankan beban yang dirasakan,” ujar Bupati.

Foto: Bupati Nikson Nababan saat memberikan penghiburan kepada para korban. (dok/ist) Foto: Bupati Nikson Nababan saat memberikan penghiburan kepada para korban. (dok/ist)

 

Pemkab, sebut Bupati, akan mengupayakan bantuan agar secepatnya para korban bisa kembali membangun dan menghuni rumahnya. Bupati pun meminta Kadis Cipta Karya untuk segera turun mendata kerusakannya.

Bupati meminta agar dana bantuan yang masuk jangan digunakan untuk hal yang lain selain untuk membangun kembali fisik rumah. Sebab untuk penyediaan makanan, dinas sosial akan memfasilitasinya.

Tapanuli Utara akan Dapat Bantuan Mobil Damkar

Sementara itu, terkait masih minimnya mobil pemadam kebakaran (damkar) yang dimiliki kabupaten dengan 15 kecamatan itu, Ketua DPRD Ottoniyer Simanjuntak mengatakan Tapanuli Utara akan segera mendapatkan bantuan 1 unit mobil damkar dari pemerintah pusat.

Bantuan itu sudah dibahas dalam Asean Meetings On Disaster Management 2016 di Manado, Sulawesi Utara pada 11 Oktober 2016 lalu, yang juga diikuti oleh Sekdakab dan Kepala BPBD. Pertemuan itu membahas persolan bencana alam di Indonesia.

“Di pertemuan itu kita minta 2 unit mobil damkar, lalu disetujui 1 unit. Kita sepakati saat itu bahwa mobil damkar itu akan di-standby-kan di wilayah Luat Pahae,” ungkap Ottoniyer.

 

 

Editor: Mora