1 tahun lalu |28 Oktober 2016 14:01 |2020 Pembaca

Derita Pasca Kebakaran di Pansurnapitu, Hanya Padi yang Tersisa

Foto: Keluarga korban kebakaran di Desa Pansurnapitu, Siatasbarita, Tapanuli Utara sedang memilah-milah padi yang tersisa milik mereka.
TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Korban kebakaran di Desa Pansurnapitu, Kecamatan Siatasbarita, Tapanuli Utara, mengumpulkan padi yang masih bisa dimanfaatkan, Jumat (28/10). Keluarga korban dibantu warga lainnya memilah-milah padi yang tidak hangus.

Beberapa keluarga korban lainnya tampak mengais-ngais berusaha mencari benda berharga dari puing-puing sisa bangunan rumah mereka yang telah ludes terbakar.

“Sejauh ini hanya padi yang tersisa, sebelumnya ada 100 kaleng, ini hanya dapat 2 kaleng saja,” kata Edi Piter Panggabean (60), sembari menunjukkan sepedamotor dan mesin penggiling padinya yang juga ikut terbakar.

Sama juga dengan yang dialami oleh Burhan Panggabean (60), padi yang dia simpan di lumbung pun ikut terbakar, yang tersisa hanya 40 persen. Begitu pun yang dialami Sarifuddin Panggabean (45), seluruh harta benda miliknya musnah.

“Kami tidak punya apa-apa lagi, karena harta benda yang dikumpulkan bertahun-tahun hangus terbakar, kulkas, racecooker, televisi, peralatan masak dan semua pakaian tidak ada lagi. Yang tinggal yang ada di badan saja,” katanya dengan meneteskan air mata.

Bukan hanya keluarga korban kebakaran yang merasakan derita itu, puluhan siswa SMK Negeri 2 Siatasbarita juga bersedih akibat kebakaran itu. Sebab mereka tadinya kost di rumah-rumah tersebut. Alhasil pakaian dan buku-buku mereka juga ludes dilahap si jago merah.

Editor: Mora