1 tahun lalu |29 Oktober 2016 08:10 |661 Pembaca

Gakumdu Pilkada Tapteng Belum Dibentuk

Foto: Ketua Panwaslih Tapteng Jonas Bernard Pasaribu saat diwawancarai.
TAPTENGSUARATAPANULI.COM – Ketua Panwaslih Pilkada Tapanuli Tengah (Tapteng) Jonas Bernad Pasaribu berharap Kejaksaan Negeri (Kejari) segera merespon rencana pembentukan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).

Jonas tidak tahu persis apa penyebab belum direspon rencana pembentukan unit gabungan unsur panwaslih, kepolisian dan kejaksaan yang akan menangani pengaduan pelanggaran dalam tahapan pilkada itu.

“Kami sudah layangkan surat audiensi kepada Kepala Kejari Sibolga sebanyak 2 kali untuk membicarakan pembentukan Gakumdu Pilkada 2017, tapi hingga kini belum ada jawabannya,” ucap Jonas usai menghadiri pertemuan kunjungan Komisi A DPRD Sumatera Utara di Kantor Bupati Tapteng di Pandan, kemarin.

“Kalau sudah ada respon atau balasan dari surat yang telah kami layangkan, Panwaslih siap kapan saja, karena kerjasama ini  dibutuhkan bila ada pengaduan pelanggaran di Pilkada Tapteng,” ujarnya lagi.

Dijelaskannya, jika nanti ada temuan pelanggaran pidana pada pelaksanaan pilkada, untuk sementara pihaknya hanya akan merekomendasikan kepada pihak kepolisian.

“Kita sudah koordinasi dengan Bawaslu Sumut, tetapi mereka bilang di pusat belum dibahas dan apabila ditemukan pelanggaran pidana dalam pelaksanaan pilkada agar membuat surat rekomendasi kepada pihak kepolisian untuk diselesaikan,” pungkas Jonas. (ps/tim)

Editor: Mora