2 tahun lalu |30 Maret 2016 16:18 |896 Pembaca

Masrib Ditemukan Terdampar di Pantai Bottot

Ilustrasi

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM- Dua hari upaya pencarian terhadap Masrib Simatupang (59) akhirnya membuahkan hasil. Nelayan tradisional asal Pargadungan, Kelurahan Tapian Nauli II, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) itu terdampar di Pantai Bottot, dekat Pulau Ilik, Tapteng.

Tim SAR gabungan menemukan Masrib, Rabu (30/3) siang sekira pukul 12.15 WIB. “Korban yang dinyatakan hilang atas nama Masrib Simatupang telah ditemukan selamat di daerah Pantai Bottot, dekat Pulau Ilik,” kata Korpos SAR Sibolga Torang M Hutahaean.‬

Korban langsung dievakuasi ke kapal SAR Nakula yang tengah sandar di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga. Belum diketahui penyebab pasti kenapa Masrib bisa terdampar ke pantai itu. Dugaan sementara, Masrib kehabisan logistik dan minyak saat melaut.‬

“Kalau terdampar belum dapat jelas, kita hanya pastikan dia berada di Pantai Bottot. Perahu ada, dan dugaan kita korban kehabisan logistik dan minyak,” imbuh Torang.‬

Diberitakan sebelumnya, informasi nelayan hilang itu diterima Pos SAR Sibolga dari pihak keluarganya Arnida Simatupang, Selasa (29/3) kemarin. Penuturan keluarga, korban Masrib berangkat sendirian melaut dengan perahu jaring ikan pada 17 Maret 2016 lalu sekitar pukul 10.00 WIB.‬

Biasanya, Masrib telah kembali ke rumah dalam 7 hari. Namun, hingga tanggal 24 Maret lalu, Masrib tak kunjung kembali ke rumah, atau setelah 12 hari melaut. Sempat diprediksi Masrib hilang di seputaran pulau Mursala.

Editor: Mora