11 bulan lalu |19 November 2016 23:20 |1217 Pembaca

Umat Parmalim di Tapanuli Doakan Keutuhan Kebhinekaan Indonesia

Foto: Kepala Uluan Sabar Simanjuntak yang memimpin "Doa dari Pelosok Desa" umat Parmalim.

TOBA SAMOSIR, SUARATAPANULI.COM – Ratusan umat penganut kepercayaan Parmalim mengelar doa kebhinekaan di┬áBale Pasogit Partonggoan Parmalim, di Desa Huta Tinggi, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (19/11) siang.

Dengan tema “Doa dari Pelosok Desa”, seluruh umat terlihat khusuk mengikuti acara yang dipimpin oleh Kepala Uluan Sabar Simanjuntak, selama 2 jam.

Mereka mendoakan agar seluruh pimpinan bangsa diberkati Yang Maha Kuasa dan dapat menjamin seluruh warga negara hidup pada kondisi yang nyaman dan tentram.
Didoakan juga kebhinekaan agama, kepercayaan, suku dan golongan tetap terjaga dengan saling menghargai perbedaan yang mewarnai kehidupan di bumi Indonesia.

Foto: Spanduk "Doa dari Pelosok Desa" penganut Parmalim. Foto: Spanduk “Doa dari Pelosok Desa” penganut Parmalim.

 

Usai kebaktian, Sabar Simanjuntak kepada awak media menjelaskan bahwa saat ini kondisi toleransi maupun kebhinekaan di Indonesia sangat memprihatinkan. Ditegaskan Sabar Simanjuntak, Indonesia itu bukan hanya Jakarta, maka sepatutnya seluruh kehidupan nusantara bisa tergambar dengan baik di ibukota negara.

“Saat ini gambaran ketidaknusantaraan itu seperti mulai terasa terkikis dan memprihatinkan,” ungkapnya.

 

Editor: Mora