1 tahun lalu |5 Februari 2017 15:37 |754 Pembaca

Longsoran Tebing Tutupi Jalan Pangaribuan-Sipirok

Foto: Material tanah longsor yang menutupi badan jalan Pangaribuan-Sipirok, di Tapanuli Utara, kemarin.
SUARATAPANULI.COM, TAPUT – Tidak ada hujan, tidak ada gempa, jalan penghubung Pangaribuan-Sipirok, tepatnya di Desa Silantom Julu, Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara tertutup longsoran tanah. Longsoran dari perbukitan itu menutupi bahu jalan hingga setinggi 5 meter.

Informasi yang diperoleh dari warga sekitar, longsor yang menutupi jalan penghubung Kabupaten Tapanuli Utara dengan Tapanuli Selatan itu terjadi pada Jumat (3/1) sore kemarin.

“Jalan itu tidak dapat dilewati kenderaan,” terang Athur Tambunan (25) di lokasi.

Athur menyebutkan material longsor bersumber dari tebing di sisi jalan.

“Kalau mau ke Sipirok, tebing sebelah kanan itulah yang longsor. Material tanah menutupi jalan hingga 5 meter. Tebing-tebing di lokasi itu memang banyak yang retak akibat guyuran hujan,” sebutnya.

Pihak pemerintah kecamatan setempat, camat, kapolsek, dandramil, bersama kepala desa dan warga turun ke lokasi. Dengan alat seadanya mereka bergotong-royong membersihkan material longsor.

“Maunya bantuan alat berat dari dinas PU kabupaten cepat sampai ke lokasi, supaya jalan ini bisa kembali terbuka,” kata Athur. (Buea)