1 tahun lalu |6 Februari 2017 09:40 |1426 Pembaca

Proyek Rigid Beton Sibolga Disinyalir Ajang Korupsi Berjamaah

Foto: Badan jalan rigid beton di Kota Sibolga yang sudah rusak padahal baru selesai dibangun.

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM -Buruknya kualitas pengerjaan proyek peningkatan jalan perkerasan beton semen atau rigid beton yang didanai dari APBN/DAK TA 2016 dengan nilai puluhan milliar rupiah di Kota Sibolga, diduga sebagai ajang korupsi Berjamaah.

Hal tersebut dikatakan Koordinator Investigasi dan Pelaporan LSM Peduli Bangsa di Sibolga, S Marbun, Minggu (5/2).

Dugaan itu wajar muncul karena mutu rigid beton tahun lalu tidak bagus. Jika benar demikian adanya, artinya bukan hanya pihak instansi terkait yang terlibat dalam memainkan anggaran, namun juga rekanan,” ujar S Marbun.

Menurutnya, buruknya mutu beton yang dijadikan bahan bangunan fisik jalan merugikan masyarakat dan Pemerintah Kota Sibolga selaku pihak yang memanfaatkan infrastruktur tersebut. Sebab jalan itu tidak akan bertahan lama.

Selain merugikan masyarakat dan pemerintah daerah, negara juga turut dirugikan. Sebab puluhan milliar uang negara terbuang dengan percuma karena dijadikan ajang korupsi. Sebagai bukti awal ditemukan ada kerusakan pada bangunan fisik jalan rigid beton di Jln Marganti Sitompul, Jln Suprapto, Jln KH Ahmad Dahlan dan Jln Kapten Tandean.

“Oleh karena itu sudah sepatutnya pihak penegak hukum seperti kejaksaan dan kepolisian menelusuri penggunaan anggaran proyek rigid beton ini,” ungkap Marbun. (ST)