6 bulan lalu |3 Mei 2017 23:46 |884 Pembaca

Surveyor PT PP Terlintas PTR di Proyek Jalan Sarudik-Batangtoru

Foto: Korban berada di kolong PTR. (ist)

SUARATAPANULI.COM, TAPTENG – Wahyudi (40), Surveyor PT Pembangunan Perumahan (PP) Tbk, tewas dengan kondisi mengenaskan setelah terlintas kendaraan berat untuk pengaspalan jalan jenis PTR (Pneumatic Tire Roller) saat bekerja di Jalinsum Padangsidimpuan Km 14, Dusun II, Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Kab. Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Rabu (3/5/2017) sekira pukul 18.15 WIB.

Bagian wajah pekerja asal Provinsi Lampung itu hancur dan separuh bagian tubuhnya mengalami luka bakar akibat aspal hotmix panas. Posisinya telungkup tepat di kolong PTR dengan kondisi helm pecah. Warga sekitar dan pengendara yang kebetulan melintas langsung berkerumun di lokasi.

“Mengenaskan, tragis kondisinya. Bagian wajahnya korban hancur begitu dilindas. Korban tepat dibawah PTR itu. Ngeri melihatnya,” kata Zulham (40-an), warga yang sempat melihat posisi korban pasca kejadian.

Informasi yang diperoleh, kecelakaan kerja itu akibat kelalaian pekerja dari perusahaan yang sedang mengerjakan proyek multiyears rekonstruksi jalan nasional jalur Sarudik-Batangtoru tersebut.

Cahyono (32), warga Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, operator PTR tersebut. Saat itu, Cahyono sedang memundurkan PTR. Tanpa disadarinya, ternyata korban yang sedang memeriksa hamparan aspal di badan jalan sudah terlintas.

“Ceritanya tadi yang saya dengar, tadinya PTR-nya sedang berjalan mundur. Rupanya supirnya gak sadar kawannya itu sudah terlintas. Lalu supirnya turun karena merasa ban belakang PTR terangkat, terus ada suara benturan. Dilihat, korban sudah di kolong,” kata Zulham.

Pihak kepolisian sedang menangani kasus ini. Sementara supir PTR diamankan, sedangkan mayat korban dievakuasi ke RSUD Pandan. (tim)