5 bulan lalu |1 Juni 2017 01:14 |294 Pembaca

Polres Sibolga belum berikan keterangan resmi terkait meninggalnya Bunda terduga jurtul togel

Foto: Ibunda Reni br Pardede yang disemayamkan di rumah duka/ist

SUARATAPANULI.COM, SIBOLGA – Pasca didatangi puluhan warga, Selasa (30/5/2017) malam, pihak Polres Sibolga belum memberikan keterangan resmi kepada awak media terkait insiden meninggalnya ibunda seorang terduga juru tulis togel yang hendak ditangkap petugas. Sebab masih menunggu Kapolres AKBP Benny Remus Hutajulu pulang dari Mapolda Sumatera Utara.

Sebagaimana diketahui bahwa Insiden itu terjadi pada Selasa (30/5/2017) malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Terduga juru tulis togel bernama Reni Br Pardede, warga Hutabatu III, Kelurahan Hutabarangan, Sibolga Julu, Kecamatan Sibolga Utara.

Almarhum ibundanya bernama Linda Br Hutabarat. Dan operasi penangkapan itu di rumah alamat tersebut.

“Belum dapat bahannya, nanti kalau sudah saya kabari,” ucap Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin, saat dihubungi awak media, Rabu (31/5/2017).

Kapolres tak jadi melayat langsung ke rumah duka

Kedatangan kerabat dan warga sekampung almarhum ke Mapolres Sibolga untuk mempertanyakan terkait prosedur operasi penangkapan yang malah berujung maut tersebut. Sebab pihak keluarga almarhum merasa kecewa.

Pada malam itu juga, perwakilan warga dipertemukan dengan Kapolres. Dan Kapolres AKBP Benny Remus Hutajulu berjanji akan datang langsung melayat ke rumah duka pada Rabu (31/5/2017).

Namun, sepanjang hari yang dijanjikan, Kapolres Sibolga tak kunjung datang untuk melayat. Informasi yang dihimpun, Kapolres mendadak ke Mapoldasu di Medan. Belum dipastikan kapan akan kembali ke Sibolga.

Almarhum diduga shock lihat aksi petugas

Sementara itu, Reni Br Pardede sendiri membantah tuduhan petugas bahwa dirinya seorang juru tulis togel. Dan ketika disambangi di rumah duka semalam, Reni menceritakan kronologis kejadiannya.

Menurut Reni, awalnya ada 6 orang polisi berpakaian preman datang ke rumahnya hendak menangkapnya atas sangkaan pelaku judi togel. Setelah petugas memeriksa handphone miliknya, petugas lantas memintanya untuk ikut ke kantor.

Ketika itu, Reni meminta agar ia ganti baju dulu dan menjemput anaknya dari rumah orangtuanya yang tak jauh dari lokasi. Petugas pun mengikuti Reni ke tempat yang dituju.

Namun disaat hendak menjemput anaknya, beberapa petugas berlari ke rumah orangtua Reni. Kemudian Reni melihat ibunya itu sudah jatuh tergeletak dengan posisi badannya menimpa anak Reni. Tak disangka, ibundanya itu kemudian dinyatakan telah meninggal dunia.

Reni juga menyatakan, aksi petugas saat hendak menangkap dirinya saat itu bak menangkap seorang teroris. Menurutnya, karena aksi petugas itulah ibunya shock atau terkejut. Apalagi almarhum memang memiliki riwayat penyakit jantung. ( tim )