4 bulan lalu |6 Juni 2017 22:01 |286 Pembaca

Bupati Tapteng akan copot Lurah Kalangan jika terbukti lakukan pungli

Foto : Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani

SUARATAPANULI.COM, PANDAN – Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani dengan tegas menyatakan akan langsung mencopot jabatan Lurah Kalangan, Hasudungan Sihombing, jika terbukti melakukan pungli terhadap warga.

“Kalau memang ada bukti dan memang betul itu dilakukannya, dan sempat (urusan) mesjid pun dimintanya pula lagi uang, kita copot besok,” ucap Bakhtiar Sibarani usai rapat paripurna penyampaian LKPj Tahun 2016 di Gedung DPRD Tapteng, Selasa (6/6/2017).

“Nanti kami cek dulu kebenarannya. Kalau memang betul terjadi saya copot beliau,” tukas Bakhtiar.

Ditempat yang sama, Camat Pandan, Doly Simatupang juga menyatakan akan segera memanggil oknum Lurah tersebut.

Camat mengaku tidak pernah memberikan perintah untuk mengutip uang kepada warga yang mengurus rekomendasi mendirikan pangkalan elpiji.

“Untuk pengurusan usaha gas elpji itu, tidak pernah keluar dari mulut Camat untuk diminta bagian Camat. Saya tidak pernah menyampaikan itu. Saya akan memanggil Lurah dan masyarakat yang mengaku diminta biaya oleh Lurah,” ujar Camat Pandan, Doly Simatupang.

Sebelumnya diberitakan sejumlah media, oknum Lurah Kalangan Hasudungan Sihombing diduga melakukan pungutan liar (pungli) pengurusan surat keterangan rekomendasi mendirikan pangkalan elpiji 3 Kg bersubsidi.

Bahkan, Lurah Kalangan, Kecamatan Pandan itu disebut mematok biaya administrasi dengan harga yang bervariasi mulai 250 ribu hingga Rp.500 ribu kepada warganya yang ingin membuka usaha kecil menengah (UKM), menjual elpiji. (ST)