2 tahun lalu |31 Maret 2016 14:10 |1335 Pembaca

Sukran Centre: Tapteng Akan Bentuk Tim Pemburu Orang Sakit

Foto: Akun facebook Sukran Centre yang disebut-sebut milik Bupati Tapteng Sukran Jamilan Tanjung.

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM- Ada yang menarik di dinding akun facebook ‘Sukran Centre’ yang kabarnya milik Bupati Tapteng Sukran Jamilan Tanjung. Dimana pada postingan terbarunya pada Kamis (31/3) pagi, Sukran Centre menuliskan bahwa Tapteng akan membentuk tim pemburu orang sakit.

Dalam postingannya itu Sukran Centre menuliskan; “Bidang Kesehatan. Tapteng saat ini adalah salah satu kabupaten yang memiliki 2 unit RSUD di Sumut, yakni RSUD Pandan dan RSUD Barus. Itu dimbangi dengan pelayanan yang semakin baik”.

Disebutkan juga bahwa “Tahun 2016, jumlah peserta Jamkesda yang berkerja sama dengan BPJS Sibolga sudah sebanyak 24.500 orang peserta”.

Lanjut dituliskan, “Kita juga menekankan kepada Direktur RSUD Pandan dan Barus, Kadis Kesehatan, kepala puskesmas, serta seluruh petugas kesehatan agar jemput bola turun ke lapangan mendata warga yang sakit untuk diobati, dan dalam waktu dekat akan dibentuk tim pemburu orang sakit di seluruh wilayah Tapteng“.

Disambung lagi dengan; “Selanjutnya kepada kepala puskesmas agar menyiagakan mobil ambulance di puskesmas untuk sewaktu-waktu dibutuhkan oleh masyarakat. Jangan seperti kejadian bulan Februari yang lewat seorang Ustadz Pak Hutagalung mengalami kecelakaan tabrakan di Sorkam terpaksa kami bawa ke puskesmas dengan mobil yang lain. Hal inilah yang mendasari ditekankan ke seluruh kepala puskesmas agar mobil ambulance disiagakan di puskesmas. Horas Tapteng…”.

Bersama postingan itu, Sukran Centre memampangkan 3 foto yakni gedung RSUD Barus, RSUD Pandan dan foto saat pelayanan kesehatan kepada warga.

Hingga sekira pukul 13.30 WIB, ada sekitar 6 komentar yang menanggapinya, ditambah 31 orang menyukainya.

Seperti komentar dari akun Horas Parjuangan Nahampun yang menuliskan “Akhir akhir ini sepertinya gencar tuk memaparkan keadaan Tapteng. Mulai dari ekonomi, infrastruktur, kemaritiman, kesehatan dll. Mungkin kah ini bertahan? Besar harapan masyarakat semoga tetap eksis dan bukan karena sesuatu hal. SADA. Salam aman damai…”.

Menyusul kemudian komentar dari Mufhaini Siregar yang menuliskan “Mantap itu Horas Parjuangan Nahampun, jangan unsur politik“.

Ada juga komentar dari Budiarto Tanjung yang menyebutkan “Oh iya kita mau tanya sama Sukran Centre pembangunan Museum Barus Raya kira-kira sudah selesai apa belum, jika sudah tolong pak di-share gambarnya dan jika memang belum kapan ya kira-kira selesainya?“.

Lalu muncul lagi komentar dari Syafwanudin Cane yang menuliskan “Jangan sekedar peningkatan kuantitas saja, gimana dengan kualitas pak. Saya selaku peserta BPJS masih enggan menggunakan fasilitas RSUD. Karena pelayanan belum optimal. Bahkan masih mikir pergi ke puskesmas buat berobat, takutnya sakit malah bertambah. Di Tapteng ini banyak orang sakit yang sudah menahun pak, kalau boleh mari bersama-sama kita mengatasi atas kepasrahan mereka sebuah harapan nyata untuk bisa sembuh. Tks…“.

Hingga pukul 14.00 WIB, Sukran Centre belum menanggapi komentar-komentar tersebut.

Editor: Ray T