2 bulan lalu |4 Agustus 2017 22:21 |103 Pembaca

Khoiruddin konsisten kembangkan dunia pendidikan di Padangsidimpuan

Foto bersama dengan Dekan Fisip USU DR. Muryanto Amin MSi. (Ist)

SUARATAPANULI.COM, PADANGSIDIMPUAN – H Khoiruddin Nasution SE MSP sebagai politikus yang saat ini duduk sebagai legislator di DPRD Kota Padangsidimpuan telah dinobatkan sebagai tokoh pendidikan Kota Psp pada perayaan hari jadi Persatuan Guru Republik Indonesia lalu, sebab konsistensinya dalam dunia pendidikan.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Psp yang akrab disapa KN ini juga tengah menuntaskan studi doktoralnya. Tokoh Pendidikannya diberikan PGRI dan Dinas Pendidikan atas kesungguhan dalam memajukan pendidikan dan selalu memperhatikan kesejahteraan guru di Kota Padangsidimpuan.

H Khoiruddin Nasution SE MSP dalam sambutannya pada saat itu menyampaikan ungkapan terimakasih kepada seluruh guru dan tenaga pendidik yang senantiasa ikhlas mengajarkan, membina dan mendidik generasi bangsa. Pada saat itu, ia juga menungkapkan rasa terimakasih dan terharu kepada guru-gurunya sewaktu duduk di bangku sekolah dulu.

Namun ia berpesan, kemajuan Kota Padangsidimpuan bisa tercapai dengan salahsatunya dengan kemajuan serta kesejahteraan pada guru atau tenaga pendidik yang bertugas langsung memberi ilmu pada generasi.

“Kemajuan suatu bangsa tidak terlepas dari peranan guru. Salah satu contoh, terjadinya peristiwa Hiroshima dulu di Jepang, hal yang pertama kali ditanya itu ialah berapa banyak guru yang tersisa. Maka dari itu,” katanya menerangkan sejarah peradaban di negeri sakura, Jumat, (4/8/2017).

Katanya, Kota Psp mesti unggul di bidang Pendidikan, dengan rencana ke depan, mutu pendidik akan ditingkatkan yang mengarah pada pendewasaan siswa dan anak sebagai cikal generasi yang bertanggungjawab.

“Kita juga memiliki visi ke depan, siswa-siswi kita peserta magang Panasonic Gobel akan terus bertambah dari Kota Padangsidimpuan dan terjalin kerjasama yang baik, yang berujung pada peningkatan invest ke daerah ini,” kata KN yang sudah beperjalananan ke beberapa negeri dalam mempelajari kebudayaan dan konsep pembangunan daerahnya itu, termasuk Jepang.

KN yang memiliki fokus kerja di Komisi III dengan bidang Pendidikan, Sosial dan Kesehatan itu. Juga menyorot pada kondisi pelayanan medis yang ada saat ini di Kota Padangsidimpuan. Menurutnya, sangat dibutuhkan optimalisasi pelayanan. Dimana masyarakat Padangsidimpuan, bisa langsung terhubung dengan dokter spesialis yang dibutuhkan.

“Dan taraf kesejahteraan dokter tentunya akan lebih terjamin,” ungkapnya menjelaskan kunci untuk menciptakan pelayanan yang baik, antara pasien dan dokter yang saling membutuhkan.

Terakhir, menurutnya ke depan, fasilitas-fasilitas kesehatan khususnya  Rumah Sakit di Kota Padangsidimpuan harus menyediakan dan menerapkan layanan ambulan dengan call center cepat tanggap. Dan di dalam ambulan juga harus tersedia dokter dalam hal menjangkau pasien darurat.

Sesungguhnya, beberapa gagasan yang dimiliki KN baik pada persoalan Pendidikan dan Kesehatan sudah pernah dipaparkan dalam rapat komisi maupun antar DPRD dengan instansi yang membidangi. Akan tetapi, realisasi dari Pemerintah Kota banyak di antaranya belum bersahut.

“Itu sebenarnya untuk menekan angka kematian anak, ibu melahirkan dan pasien-pasien kecelakaan yang umumnya darurat yang bisa mendapat pertolongan pertama, langsung di tempat,” pungkasnya. (tim)