4 bulan lalu |4 Agustus 2017 22:37 |204 Pembaca

Keluarga ahli waris nelayan dapat klaim asuransi Rp480 Jt dari Bupati Tapteng

Bupati Tapteng Bakhtiar foto bersama dengan Heri dari PT Jasindo, Kadis DKP Tapteng serta perwakilan keluarga nelayan yang meninggal.

SUARATAPANULI.COM-TAPTENG – Sebanyak 3 orang ahliwaris keluarga nelayan korban meninggal dunia beberapa waktu lalu menerima Klaim Asuransi sebesar Rp 480 juta yang diserahkan langsung oleh Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani, Kamis, (3/8/2017).

Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani menyerahkan klaim asuransi nelayan itu masing-masing sebesar Rp 160 juta kepada setiap keluarga nelayan Kabupaten Tapteng yang merupakan korban meninggal dunia itu.

Bakhtiar mengatakan, upaya pemberian klaim asuransi kepada keluarga nelayan korban meninggal itu merupakan salah satu program yang tertuang dalam visi dan misi Pemerintah Tapteng yang dipimpinnya bersama wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

“Kiranya bantuan ini dapat dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari, biaya pendidikan anak-anak atau membuka usaha yang dapat menambah penghasilan keluarga,”harapnya.

Sementara, Kadis Perikanan dan Kelautan (DKP) Tapteng Panusunan Pasaribu menuturkan bahwa setelah pemberian klaim asuransi nelayan kepada 3 orang perwakilan keluarga nelayan korban meninggal itu, maka kedepannya pihaknya akan berupaya agar semua nelayan dapat memiliki asuransi nelayan.

Dijelaskannya, untuk tahun ini pihaknya telah mengajukan sebanyak 1013 nelayan tradisional dibawah ukuran 10 GT untuk mendapatkan asuransi nelayan.

Untuk saat ini, lanjut Panusunan, ada ribuan nelayan yang sudah memiliki asuransi nelayan yang masuk di Kementerian Kelautan dan Perikanan dan juga Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara.

“Yang sekarang di kementerian kelautan dan perikanan ada 946 orang yang sudah terdaftar sudah ada kartu asuransi nelayannya, sedangkan dari provinsi sudah 1127 orang nelayan yang sudah ada kartu asuransinya, itu program sudah mulai dari tahun 2016,”jelasnya. (tim)