2 bulan lalu |9 Agustus 2017 15:25 |98 Pembaca

Anggota PKK Sibolga dilatih administrasi

Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk dan Ketua TP PKK Sibolga, Hj Delmeria foto bersama peserta pelatihan administrasi PKK. Ist.

SUARATAPANULI.COM, SIBOLGA – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Sibolga, Hj Delmeria Syarfi Hutauruk, mengatakan, anggota TP PKK di Kota Sibolga wajib menguasai sistim administrasi PKK.

“Administrasi PKK merupakan sistim pengelolaan yang berhubungan dengan kelembagaan TP PKK beserta dokumentasinya di setiap jenjang,” sebut Delmeria Syarfi Hutauruk, pada acara Pelatihan Administrasi PKK, Rabu (9/8/2017) di Gedung Nasional Sibolga.

Pelatihan administrasi PKK itu dhadirkan narasumber dari Medan, diikuti 147 peserta dari seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Sibolga. Hadir juga, Wakil Walikota Sibolga, Edi Polo Sitanggang, dan seluruh pimpinan SKPD, Camat dan Lurah.

Dijelaskan, bahwa sistim administrasi PKK dimaksud meliputi, pencatatan, pendataan, pelaporan dan arsip yang dilakukan secara manual maupun menggunakan teknologi informasi.

Untuk itu, sistim administrasi PKK bagi pengurus TP PKK harus terus di upgrade dan ditingkatkan kualitasnya, mengingat peran PKK di masyarakat sangat stragetis dan sangat dibutuhkan.

“Patut disyukuri, beberapa tahun ini, TP PKK Kota Sibolga berhasil meraih beragam penghargaan di tingkat Provinsi Sumut,”ujarnya.

Diharapkan, melalui pelatihan administrasi PKK tersebut, kualitas dan kemampuan pengurus TP PKK di kecamatan maupun di kelurahan meningkat, khususnya dalam melaksanakan sistim administrasi PKK yang baik dan akurat.

Sementara itu, Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk, mengakui, Pemko Sibolga, konsisten mendukung seluruh kegiatan yang dilaksanakan TP PKK Sibolga. Dia juga sependapat, setiap anggota TP PKK harus mampu menguasai sistim administrasi PKK yang baik.

“Biarlah ibu-ibu hanya tamatan SMP atau SMA, tetapi punya kemampuan dalam administrasi yang setara dengan sarjana S1,” katanya.

Sebelumnya dalam laporannya, Plt Kepala Dinas PMK PP dan PA, Nuraisyah SKM, mengatakan, pelatihan administrasi PKK yang dilaksanakan pihaknya diikuti 147 orang yang berasal dari kecamatan dan kelurahan. Masing-masing 7 orang yang melibatkan ketua, sekretaris, bendahara dan ketua pokja I,II,III dan IV.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan pemahaman pengurus PKK, baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan.

“Mampu memahami secara baik dan benar cara mengisi seluruh buku administrasi PKK, khususnya bagi pelaksana dan penanggungjawab administrasi PKK,” katanya.

Tercipta keseragaman format data dan kesamaan pemahaman dan mekanisme administrasi yang baik dan benar. Tercipta pula koordinasi, integrasi dan sinkronisasi di bidang adminstrasi PKK. (ST)