1 bulan lalu |18 Oktober 2017 13:06 |166 Pembaca

Bupati Bakhtiar ingatkan Kepdes agar hati-hati mengelola Dana Desa

Bupati Tapteng menyampaikan arahannya terkait penggunaan Dana Desa.

Tapteng – Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani mengharapkan penggunanaan Dana Desa tepat sasaran. Hal itu disampaikan Bupati ketika menghadiri Penyuluhan Hukum Kegiatan Dana Desa se-Kecamatan Tukka, Pandan, dan Sarudik bertempat di Balai Desa Tukka Rabu, (18/10/2017).

Bupati Bakhtiar juga berpesan agar seluruh Kepala Desa dapat menggunakan anggaran dana desa dengan bijak dan hati-hati dalam pengelolaan dana desa, serta penuh tanggung jawab sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

“Saya mengharapkan tidak ada satu pun Kepala Desa di Tapteng ini yang tersangkut masalah hukum, dan pembinaan melalui proses hukum merupakan pilihan terakhir untuk dilakukan,” kata Bupati Tapteng.

Bakhtiar memaklumi, bahwa Kepala Desa memiliki tugas yang cukup berat, yakni melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat.

“Untuk itulah peran penting dari Tim Pengawal, Pengamanan, Pemerintahan dan Pembangunan (TP4D) diperlukan. Melalui TP4D diharapkan adanya upaya preventif dan persuasif dalam kegiatan perencanaan, pelaksanaan maupun pemanfaatan hasil pembangunan,” ucapnya.

Keberadaan TP4D kata Bupati, selain untuk mendorong pelaksanaan pemerintahan yang bersih, aman dan terhindar dari masalah hukum, juga sebagai sarana strategis untuk menguatkan jalinan koordinasi dan sinergitas antara Pemkab Tapteng dengan pihak Kejaksaan Negeri Sibolga dan Polres Tapteng.

“Dengan adanya pengawalan atau bimbingan secara khusus dari Kejaksaan Negeri Sibolga dan Polres Tapteng, diharapkan dapat meminimalisir terjadinya penyimpangan yang dilakukan baik secara sadar maupun tidak sadar dalam lingkup pemerintahan daerah dan desa,” tutupnya.

Penyuluhan Dana Desa ini turut dihadiri Kajari Sibolga, mewakili Polres Tapteng, Sekdakab dan SKPD tapteng, Camat Tukka, Camat Pandan, Camat Sarudik, Kepala desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda. (ril/st)