2 minggu lalu |1 Desember 2017 19:23 |31 Pembaca

Kasat Lantas Polres Madina Bantu Lansia Korban Banjir

Kasat Lantas Polres Madina ikut serta berbaur dengan warga mendorong mobil yang terjebak banjir.

SUARATAPANULI.COM, TABAGSEL – Kapolres Mandaling Natal AKBP Martri Sonny didampingi Kasat Lantas, AKP Herliandri meninjau loksi banjir di Desa Patilubun Hilir, Kecamatan Natal, Kabupaten Madina, Kamis, (30/11/2017) pukul 15.00 WIB.

Melalui selulernya, Kasat Lantas Herliandri mengatakan, banjir yang terjadi di Desa tersebut berawal hujan lebat diperparah banjir kiriman dari sungai Batang Natal yang meluap kedaratan, sehingga mengakibatkan banjir di sejumlah titik didearah tersebut.

Kata Herliandri, arus lalu lintas juga terganggu akibat banjir.

“Hanya truk berukuran besar yang dapat melintasi jalan yang terendam banjir. Sementara kenderaan kecil tidak dapat melintas,” kata Herliandri.

Herliandri juga mengungkapkan, diri bersama-sama masyarakat ikut serta mendorong kenderaan yang mogok dibadan jalan yang direndam banjir di Jalan Umum KM 94-95, tepatnya di Desa Patiluban Hilir, Kecamatan Natal.

Pada kesempatan itu, Kasat Lantas juga menyebutkan, pihak melaksanakan PRM (Polisi Rindu Masyarakat) yang menemui seorang Lansia berumur 90 Tahun. Kemudian memberikan bantuan.

“Hal itu sebagai bentuk kepedulian kita dengan memberikan bantuan tali asih kepada korban banjir,” ungkapnya.

 

Kasat Lantas Polres Madina ketika mengunjungi dan membantu seorang Lansia.

 

Selanjutnya, Kasat Lantas mendampingi Kapolres Madina AKBP Martri Sonny, mengunjungi Posko Utama Bencana Banjir, di Desa Patiluban Hilir, Kecamatan Natal.

“Di saat itu juga Kapolres memberikan arahan, agar beberapa hari kedepan untuk tetap memantau kondisi banjir. Apabila kondisi air makin tinggi, jumlah personel akan ditambah dari Polres Madina,” kata Kasat menirukan penjelasan Kapolres Madina.

Selain itu, lanjutnya, pihak Polres Madina juga sudah melakukan koordinasi dengan instasi terkait, baik dari segi pengamanan maupun bantuan berupa sembako, maupun obat-obatan, serta pakaian dan logistik lainnya bagi masyarakat yang terkena musibah banjir.

“Kami selalu mengimbau kepada masyarakat yang mengungsi, sebelum meninggalkan rumah, harap dicek terlebih dahulu sambungan listrik, dan jangan lupa rumah ditinggalkan dalam keadaan terkunci. Kami juga tempatkan anggota untuk melakukan penjagaan pada rumah warga yang ditinggalkan,” terangnya. (st)