2 tahun lalu |1 April 2016 23:00 |1167 Pembaca

‪Merasa Dibohongi, Pedagang Pameran Datangi Kantor Walikota

Foto: Para pedagang yang protes mendatangi kantor Walikota Sibolga. Ist

‪SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – Puluhan pedagang di ajang Pameran Pembangunan Sibolga Expo 2016 di Lapangan Simaremare mendatangi kantor Walikota, Jumat (1/4). Mereka protes dan kecewa atas sikap pihak Event Organizer (EO) PT Eka Indah Berdikari yang dianggap berbohong soal hari penutupan pameran.

“Kenapa pemberitahuannya baru disampaikan 2 hari sebelum kegiatan Sibolga Expo ini ditutup. Padahal sebelumnya pihak EO sendiri menjanjikan kepada kami secara lisan kalau penutupan Sibolga Expo berakhir 2 April besok. Hari Jadi Sibolga tahun ini sangat kacau,” ujar Bang ‪Adang, pedagang asal Palembang Sumatera Selatan.

Rupanya, penutupan pameran dalam rangka memperingati Hari Jadi Sibolga ke-316 tahun itu diintruksikan berakhir Kamis (31/3 kemarin.‬ Alhasil sebagian pedagang pun merasa dirugikan. Apalagi disebut-sebut mereka sudah membayar Rp3,5 juta hingga Rp5 juta per lapak. Namun mereka berharap lapak dagangan bisa digelar hingga Sabtu (2/4) besok, atau puncak perayaan hari jadi.

Pedagang lainnya, Fery, asal Padang Sumatera Barat juga mengaku keberatan atas sikap EO yang plin-plan. Ia meminta Pemko Sibolga agar memberikan waktu kepada pedagang hingga besok.

‪”Kalau hanya sampai 31 Maret ya rugilah kami bang. Kami hanya minta Pemko Sibolga memberi kami waktu tambahan sampai besok, karena itu yang dijanjikan EO kepada kami. Setidaknya agar kerugian kami tahun ini gak terlalu parah, apalagi beberapa hari ini di Sibolga hujan terus,” ungkapnya.‬

Aksi protes para pedagang itu bubar dengan sendirinya. Sebab tak ada yang menerima keluhan mereka, baik dari pihak EO maupun dari pihak pemko.

Sebelumnya, meski sudah ada instruksi pembersihan lapak selambatnya hari ini Jumat (1/4), sejumlah pedagang masih bertahan. Bahkan meski sempat terjadi pemadaman arus listrik. (rel/hr)

Editor: Ray T