2 tahun lalu |2 April 2016 12:52 |4786 Pembaca

Anak SMA Diduga Korban Cabul Pekerja PT SOL Divisum

Foto: WVS (berkursi roda) saat dibawa visum di RSUD Tarutung, Taput, Sabtu (2/4) siang. Buea/ST

 

TAPUT, SUARATAPANULI.COM- Gadis SMA kelas 3, WVS (18), warga Desa Simataniari, Kecamatan Pahae Julu, Taput yang ditemukan warga di kemah pekerja PT SOL Sarulla dalam kondisi setengah bugil, hari ini, Sabtu 2/4 divisum di RSUD Tarutung. WVS terlihat dibawa keluar dari Ruang Rawat Sayang Ibu sekira pukul 11.20 WIB ke Ruang Poliklinik Kebidanan.

Pantauan awak media, WVS dibawa oleh tim medis dengan menggunakan kursi roda.‬ Visum itu dikawal oleh Kanit PPA Polres Taput Aiptu Halawa dan Sekretaris KPAID Taput Sampe Silaban.

WVS, siswa kelas tiga SMA yang akan menempuh UN Senin lusa ini ditemukan warga dengan kondisi nyaris bugil. Hanya pakaian dalam saja yang dikenakannya. Warga menduga WVS menjadi korban pemerkosaan oleh pekerja di kemah tersebut.‬‬

Menurut ayah WVS, Jaiman Sitompul, putri ketiganya ini sudah meninggalkan rumah selama empat hari. Dia dan istrinya Boru Pasaribu dibantu warga sudah berusaha melakukan pencarian ke seluruhan pelosok desa, namun tidak kunjung ditemukan. Warga pun melaporkan kepolisian serta menyebarkan selebaran informasi tentang hilangnya WVS.‬‬

Informasi yang diterima warga bahwa WVS diketahui berada di kemah pekerja PT SOL membuat ayah empat anak ini senang. Keduanya bersama warga kemudian menuju lokasi kemah di Jalan Kebun Simatindi.‬‬

Tapi saat warga memasuki tenda, mereka terkejut mendapati WVS dalam kondisi nyaris bugil. Di dalam tenda itu juga terdapat enam pria pekerja PT SOL. Warga pun berusaha menangkap para pekerja tersebut, namun tiga orang berhasil kabur entah kemana.‬‬

Jaiman mengatakan, ketiga pekerja itu mengaku sub kontraktor bagian penelitian sampel. Oleh warga kemudian diamankan lalu diserahkan ke polisi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Editor : Mora