2 tahun lalu |2 April 2016 13:23 |2083 Pembaca

Ketua DPRD Taput Sayangkan Prilaku Rekannya Bermain Judi

Foto: Ketua DPRD Taput Ottoniyer Simanjuntak. Mora/ST

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM- Ketua DPRD Taput Ottoniyer Simanjuntak menyayangkan informasi terkait prilaku 4 rekannya di lembaga legislatif yang ditangkap polisi karena kedapatan bermain judi leng di Medan, Jumat (1/4) malam. Pihaknya belum mengambil sikap terkait ‘kenakalan’ oknum wakil rakyat tersebut.

“Iya, informasinya baru kami terima dari Kapolres Taput tadi pagi,” aku Ottoniyer kepada SuaraTapanuli.Com, di sela menghadiri Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi Kota Sibolga ke-316, di Gedung DPRD setempat, Sabtu (2/4).

Soal sikap lembaga kepada keempatnya, sambung politisi PDI Perjuangan yang akbrab disapa Otto itu, hingga siang ini belum ada. Apalagi karena kantornya tutup pada hari non kerja. Tapi pihaknya akan menghormati proses hukum yang berlaku.

“Kita serahkan saja kepada proses hukum. Soal sanksinya pertama mungkin akan diserahkan kepada partainya masing-masing. Kemudian (sanksi) dari internal lembaga nanti akan kita lihat tahap mekanisme yang ada,” ucapnya.

Otto menambahkan, keberadaan keempat oknum itu di Medan memang atas perintahnya, untuk mengikuti sebuah pertemuan di Kantor Gubernur Sumut. “Memang surat perintahnya ke Medan saya keluarkan beberapa hari lalu, pertemuan itu membahas tentang korupsi dan musrenbang,” ujar Otto seraya mengatakan hingga siang ini pihaknya belum dapat berkomunikasi dengan keempat oknum tersebut.

Sebelumnya, Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Helfi Assegaf menyebutkan, ada empat Anggota DPRD Taput dan seorang pejabat teras Pemkab Taput yang ditangkap saat bermain judi di Kamar 231 Hotel Pardede, Medan, Jumat (1/4) malam sekira pukul 19.30 WIB.

Keempat Wakil Rakyat itu diantaranya Dapot Hutabarat (45) dari Partai Demokrat, Frengky Simanjuntak (39) dari Partai Hanura, Sahat Sibarani (37) dari Partai Gerindra, dan Sanggam Lumbantobing (46) dari PAN. Sedangkan pejabat terasnya yakni Kepala Bappeda bernama Indra Simaremare.

Kelimanya diringkus oleh petugas Unit VC Direktorat Reserse Kriminal Umum Poldasu. Mereka bermain judi leng dengan barang bukti uang taruhan sebanyak Rp1.150.000. Selain uang taruhan, petugas juga menyita 12 set kartu joker dan 2 set kartu domino yang sudah dan belum terpakai.

Para pelaku dan barang bukti diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Mereka terancam dikenakan Pasal 303 bis KUHPidana.

Editor: Ray T