2 tahun lalu |2 April 2016 19:47 |2085 Pembaca

6‪ Pekerja PT SOL Diperiksa Polisi

Foto: Para pekerja PT SOL saat diperiksa penyidik di Polres Taput, Sabtu (2/4). Buea /ST

TAPUT, SUARATAPANULI.COM- Penyidik Polres Taput memeriksa 6 pekerja PT SOL terkait laporan pengaduan dugaan tindak pidana pemerkosaan terhadap seorang gadis SMA kelas 3, WVS (18), Sabtu (2/4). Mereka diantaranya Han (27), Dar (20), MAF (27), Su (37), TSS (45), dan SS (48).

“Ayah pelajar WVS, Jaiman Sitompul (52) sudah membuat laporan pengaduan resmi terkait peristiwa yang menimpa putrinya itu pada hari ini. Dan saat kasus ini sedang diproses. Enam pekerja yang diduga terlibat sedang diperiksa penyidik,” ucap ‪Kapolres Taput AKBP Dudus Harley Davidson melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing.

Baringbing menjelaskan, dalam keterangannya, pelapor menjelaskan bahwa putrinya WVS tidak ditemukan di dalam tenda para pekerja tersebut. Tapi di luar tenda yang jaraknya cukup jauh dari lokasi ditemukannya WVS dalam kondisi nyaris bugil.‬

Ayah empat anak warga Desa Simataniari, Kecamatan Pahae Julu itu juga menyatakan bahwa pada tanggal 30 Maret 2016 lalu, kakak WVS yang bernama Dina Sitompul memberitahukan kepada dirinya bahwa WVS hilang dari rumah.

Setelah mendapat kabar tak menyenangkan itu, Jaiman kemudian mencari-cari keberadaan anak ketiganya itu, namun tidak ditemukan. Selanjutnya ia memberitahukan kabar itu kepada para tetangganya, yang kemudian ikut membantu melakukan pencarian.‬

Setelah 3 hari tidak ditemukan, lalu pada Jumat (1/4) sekira pukul 07.00 WIB, seorang warga bermarga Panggabean menghubungi Jaiman, memberitahukan kalau ada seseorang tergeletak di sebidang persawahan, sosok yang berjenis kelamin perempuan tersebut  diduga mayat.‬

Kemudian Jaiman memberitahukan kabar itu lagi kepada kepala desa. Dan selanjutnya pihak keluarga melaporkannya ke Polsek Pahae Julu. Masyarakat bersama personel polsek lantas turun ke lokasi. Ternyata informasi tersebut benar. Namun sosok yang tergeletak tadi didapati masih hidup.

“Ayahnya mengenali kalau sosok yang temukan itu adalah anaknya yang hilang dari rumah. WVS langsung dibawa ke Puskesmas Pahae Julu, dan dirujuk ke RSUD Tarutung,” jelas Baringbing.

Tak sampai di situ, seiring itu berkembang informasi bahwa WVS diduga telah menjadi korban perkosaan, sebab di sekitaran lokasi penemuannya ada enam orang pekerja PT SOL. Alhasil, keenam pekerja sempat diamankan ke Polsek Pahae Julu.

Keterangan dalam laporan pengaduan Jaiman itu berbeda dari versi yang diceritakannya sebelumnya kepada wartawan. Dimana Jaiman sempat menyebutkan bahwa putrinya itu ditemukan di dalam tenda para pekerja PT SOL yang ada di Jalan Kebun Simatindi tersebut.

Editor: Mora