2 tahun lalu |3 April 2016 11:47 |2081 Pembaca

Ancaman Pasalnya ‘Lepaskan’ Anggota DPRD dan Kepala Bappeda yang Berjudi

Foto: Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Helfi Assegaf.

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Empat Anggota DPRD dan Kepala Bappeda Tapanuli Utara (Taput) yang ditangkap bermain judi leng di salah satu kamar hotel di Medan, Jumat (1/4) malam lalu, tidak ditahan. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Helfi Assegaf mengatakan, para pelaku tidak ditahan karena mengacu kepada ancaman hukuman dari pasal yang dikenakan.

“Gak ditahan, ancaman hukumannya kurang dari lima tahun,” kata Helfi saat dihubungi SuaraTapanuli.Com, Minggu (3/4).

Sebelumnya, Helfi menyebutkan para pelaku dijerat dengan Pasal 303 bis KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Meski tak ditahan, petugas tetap melanjutkan proses penyidikan. Kelimanya sudah diserahkan ke pihak keluarga pada Sabtu (2/4) kemarin. “Tapi tetap diproses,” timpalnya.

Terpisah, kemarin Ketua DPRD Taput Ottoniyer Simanjuntak mengakui keberadaan keempat rekannya di Medan saat itu memang atas perintahnya, yakni untuk mengikuti pertemuan di Kantor Gubernur Sumut.

Petugas Unit VC Direskrimum Polda Sumut rupanya sudah mengintai mereka, kelimanya lalu diringkus saat sedang bermain judi leng di Kamar 231 Hotel TD Pardede, Jalan Juanda Medan, Jumat (1/4) malam sekira pukul 19.30 WIB.

Empat Wakil Rakyat itu diantaranya Dapot Hutabarat (45) dari Partai Demokrat, Frengky Simanjuntak (39) dari Partai Hanura, Sahat Sibarani (37) dari Partai Gerindra, dan Sanggam Lumbantobing (46) dari PAN. Sedangkan Kepala Bappeda bernama Indra Simaremare.

Barang bukti yang diamankan berupa uang taruhan sebanyak Rp1.150.000. Petugas juga menyita 12 set kartu joker dan 2 set kartu domino, ada yang sudah dan belum terpakai. Malam itu para pelaku sempat digelandang ke Mapolda Sumut untuk penyidikan lebih lanjut.

Editor: Ray T