2 tahun lalu |5 April 2016 11:17 |2489 Pembaca

Ini Kehebatan KRI Halasan 630

Foto: KRI Halasan 630 saat tiba di Pelabuhan Sambas Sibolga, kemarin. Dok Lanal Sibolga/ST

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – KRI Halasan 630 merapat ke Pelabuhan Sambas Sibolga, kemarin. Kapal perang buatan anak negeri ini punya banyak keunggulan dalam beroperasi di samudera.

KRI Halasan 630 merupakan kapal perang jenis Kapal Cepat Rudal (KCR 60 M) buatan PT PAL Surabaya-Indonesia pada 2013. Panjang keseluruhannya (LOA) 60 meter, lebar kapal 8,10 meter, gross tonage 378,09 GT, displacement/berat penuhnya 460 ton. Ditambah kecepatan maximumnya 27,8 knot. Persenjataan diantaranya Sewaco Decoy Launcher, meriam 40 mm, penangkis serangan udara kaliber 20 mm dan rudal C-705. Saat ini KRI Halasan 630 tergabung dalam jajaran Satuan Kapal Cepat Koarmabar (Satkatarmabar).

Kedatangan alutsista TNI AL itu disambut oleh Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) I Gusti Ngurah Sedana beserta perwira, staf dan personel. “Kedatangan kami dalam rangka pengamanan ‘Multilateral Naval Exsercise 2016′┬ádi Padang Sumatera Barat,” kata Komandan KRI Halasan 630 Letkol Laut (P) Tonny Sumarno.

Namanya dari Senjata Khas Tapanuli Utara

Alumni Akademi AL Angkatan 43 tahun 1997 itu menyebutkan, nama Halasan diambil dari nama senjata tajam tradisonal suku Batak yang dikenal dengan sebutan Piso Halasan, dari Tapanuli Utara.

“Bentuknya pedang bermata anggal yang sedikit melengkung sepanjang 76 cm, bergagang logam dengan aksesoris. Piso Halasan melambangkan simbol wibawa pemimpin masyarakat Batak ‘hasangapon‘ yang berani menegakkan hukum yang adil dan dapat memberikan solusi terhadap setiap permasalahan dalam kehidupan masyarakat Batak,” ujar Letkol Tonny Sumarno.

Rencananya, KRI Halasan 630 akan bersandar di Sibolga selama beberapa hari untuk bekal ulang dan memberi kesempatan bagi masyarakat untuk berkunjung secara langsung atau open ships.

Editor: Ray