2 tahun lalu |5 April 2016 12:04 |921 Pembaca

Harga Turun, Kuota BBM ke Tapanuli Bertambah

Foto: Pintu keluar distribusi Terminal BBM Sibolga. Raymond/ST

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – Pasca penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April lalu, Terminal BBM Pertamina Sibolga menambah pasokan ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Tapanuli.

Diantaranya yang menonjol ke Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yakni ke SPBU 14.229.323, SPBU 14.227.318, SPBU 14.229.344, SPBU 14.229.320, SPBU 14.229.326, SPBU 14.229.325, dan SPBU 13.229.105.

“Untuk memenuhi lonjakan permintaan konsumsi masyarakat, peningkatan pasokan sebesar 35 persen,” kata Zulfirman, Sales Executive Retail Wilayah Sibolga kepada SuaraTapanuli.Com, Selasa (5/4).

Selain itu, ungkap Zulfirman, jumlah normal rata-rata harian peningkatan penggunaan BBM jenis premium sebesar 87,30 kilo liter dan solar sebesar 55,63 kilo liter. Dan untuk menyeimbangkan kondisi adanya penambahan pasokan BBM ke Madina yang melonjak sebesar 35 persen tersebut, pihak Depot Sibolga juga menambah armada mobil tangki pengiriman.

“Itu kita lakukan untuk mempercepat tibanya BBM ke Madina, sehingga tidak ada lagi keterlambatan pengiriman pasokan,” tegasnya.

Dijelaskannya lagi, untuk Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) juga ada penambahan pasokan. “Untuk wilayah Sibolga dan Tapteng permintaan tinggi terjadi pada jenis premium,” ungkapnya.

Meski terjadi permintaan pasokan, namun Depot Sibolga mengalihkannya dengan menyiapkan produk subtitusi pertamax ke SPBU. “Intinya 1 kabupaten dan kota selalu ada SPBU yang full dari beberapa SPBU,” tegasnya.

Dan sebagai konsekuensi penambahan pasokan itu, pihak depot Pertamina Sibolga mengubah jam kerja yang biasanya jam 06.00 WIB menjadi mulai pukul 00.00 WIB.

Editor: Mora