2 tahun lalu |22 Maret 2016 05:53 |1202 Pembaca

Hujan Deras Semalaman, Tapteng Dilanda Banjir

Halaman salah satu sekolah di Kecamatan Pandan, Tapteng yang tergenang air. Ist/ST

Tapanuli Tengah, SUARATAPANULI.COM – Hujan lebat yang mengguyur kawasan pantai barat Sumut pada Senin (21/3) malam hingga Selasa (22/3) pagi memicu banjir parah di sejumlah titik di beberapa kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Kepala BPBD Tapteng Marhite Rumapea menyebutkan, titik banjir diantaranya di Kecamatan Barus yakni akibat luapan Sungai Aek Siharar, kemudian di Kecamatan Sarudik di kawasan Pondok Batu, di Kecamatan Pandan salah satunya merendam kompleks perumahan Pandan Asri, di Kecamatan Kolang di sekitaran Pasar Tradisional Kolang, di Kecamatan Tukka, dan di kawasan Pasar Sibarung-barung Kecamatan Sosorgadong.

“Itu laporan sementara yang kami terima dari aparat di kecamatan-kecamatan. Saya dan personel sedang meluncur ke lokasi,” ucap Marhite saat dihubungi SUARATAPANULI.COM, Selasa (22/3).

Kata Rumapea, titik-titik banjir itu merupakan kawasan yang dekat dengan sungai. Puncak luapan air terjadi sekira pukul 04.00 WIB. Sejumlah warga yang rumahnya terkena banjir telah mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Kami konsentrasi pada upaya evakuasi warga yang terkena. Di Sarudik warganya mengungsi, di Pandan Asri mengungsi, di Barus anggota sedang meluncur membawa perahu karet,” timpal Marhite.

Menurutnya, jika sesuai perkembangan nanti diperlukan pendirian dapur umum, maka akan dilakukan. Yang penting langkah awal tanggap bencana adalah evakuasi warga. “Kita lihat perkembangan situasinya,” ungkapnya.

Hingga siang, pihak BPBD sendiri belum mendapat laporan informasi akan adanya korban jiwa. Begitu juga belum ada laporan yang diterima terkait adanya bangunan fisik yang rusak. Dan kerugian materil belum dapat dikalkulasi. Namun kebanyakan warga mengalami kerugian karena tidak sempat menyelamatkan harta bendanya.

Editor: Marihot Simamora