2 tahun lalu |9 April 2016 23:05 |993 Pembaca

Butuh Daya 23 MW Untuk Terangi Nias

Foto: Mesin genset listrik yang akan diseberangkan ke Pulau Nias, dari Pelabuhan Sambas Sibolga, Sabtu (9/4). Raymon/ST

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM- Untuk mengatasi krisis pemadaman listrik di Kepulauan Nias yang telah sepekan terjadi, PT PLN mengaku sedikitnya membutuhkan daya sebesar 23 megawatt (MW).

“Di Nias saat ini beban listrik yang dibutuhkan mencapai 23 MW, itu untuk dapat dipergunakan menyumplai ke rumah-rumah penduduk dan fasilitas lainnya,” jelas Agus, Manager PT PLN Area Sibolga kepada SuaraTapanuli ketika menyaksikan pendistribusian mesin genset di Pelabuhan Sambas Sibolga, Sabtu (9/4) malam.

Agus menuturkan, PLN telah mendistribusikan 22 unit mesin genset berukuran kecil berasal dari wilayah regional Sumatera Utara. “Sudah termasuk malam ini yang akan diseberangkan sebanyak 8 unit dengan daya mencapai 1,5 MW. Jadi total keseluruhan daya dari mesin genset tersebut mencapai 8 MW,” jelasnya.

Dengan daya yang mencapai 8 MW itu, diharapkan bisa menyuplai rumah-rumah warga dan fasilitas lainnnya untuk sementara waktu. Disamping itu, sambung Agus menjelaskan.saat ini ada mesin dan panel serta peralatan lainnya yang berasal dari PLN Langsa akan tiba di Pelabuhan Sambas, Sibolga dengan diangkut 23 truk kontainer dan diharapkan akan tiba keseluruhannya pada malam ini juga. “Kapasitas mesin genset yang akan tiba itu dapat menghasilkan daya 12 MW. Pendistribusian genset dilakukan secara bertahap,” kata Agus.

PLN juga mendistribusikan bahan bakar minyak (BBM) untuk mesin genset, serta petugas operator genset. “23 petugas PLN telah berada di Pulau Nias. Pasokan BBM jenis solar juga ditambah,” timpal Agus seraya meminta warga di Kepulauan Nias bisa tetap menjaga kekondusifan sebab pihak PLN terus berkerja keras untuk mengatasi krisis listrik.

Editor: Mora