2 tahun lalu |10 April 2016 16:16 |1920 Pembaca

Daftar ke Golkar, Sukran: Ini Rumah Saya

Foto: Sukran J Tanjung (kedua dari kanan) menyerahkan formulir pendaftarannya kepada Tim Penjaringan Partai Golkar Tapteng, Minggu (10/4). Marihot Simamora/ST

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Sukran Jamilan Tanjung mengembalikan formulir pendaftaran kepada Tim Penjaringan Bakal Calon Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) DPD Partai Golkar, Minggu (10/4) siang. Bakal calon petahana itu percaya diri dengan menyebut partai beringin adalah rumahnya.

“Sampai sekarang saya masih Wakil Ketua Golkar Sumut, ini rumah saya, ya kan,” ucap Sukran yang formulirnya diterima oleh Ketua Tim Penjaringan Paimbar Tambunan bersama Sekretaris Tim Henri J Hutagalung.

Hadir juga Ketua DPD Partai Golkar Tapteng Darma Bhakti Marbun, Anggota DPRD Tapteng dari Golkar Agus Fitriadi Panggabean, serta jajaran pengurus DPD dan kecamatan.

Menurut Sukran, pencalonannya kembali adalah langkah ‘keluar’ dari partai rumahnya itu untuk dimanfaatkan bagi masyarakat. “Saya mau keluar dari rumah saya untuk dimanfaatkan bagi masyarakat Tapteng,” ungkapnya.

Dia juga yakin elektabilitasnya mampu melampaui figur bakal calon lain yang juga sudah mendaftar melalui jalur partai politik dan dari jalur independen. “Coba cek survei saya, elektabilitas saya gimana,” jawab Sukran penuh percaya diri.

Selain ke Partai Golkar yang memiliki 6 kursi di legislatif, Sukran juga sudah mengembalikan formulir pendaftarannya sebagai bakal calon Bupati Tapteng 2017-2022 ke PDI Perjuangan (miliki 4 kursi), PKPI (miliki 2 kursi), dan Partai NasDem (miliki 1 kursi). Sukran juga telah mengambil formulir pendaftaran dari PKS Tapteng yang memiliki 1 kursi di legislatif, tapi belum mengembalikannya.

Ditanya soal siapa pasangannya, Sukran belum dapat memastikan. Tapi Sukran ingin figur yang mumpuni yang bisa bersinergi mendukungnya dalam membangun dan menjalankan roda pemerintahan.

“Yang pasti pelangi. Belum (siapa figurnya). Tapi yang tahu diri seperti saya dulu, bisa mendukung saya membangun Tapteng,” bebernya.

Foto: Pemeriksaan berkas formulir pendaftaran Sukran J Tanjung oleh Tim Penjaringan Balon Bupati Partai Golkar Tapteng, Minggu (10/4). Marihot Simamora/ST Foto: Pemeriksaan berkas formulir pendaftaran Sukran J Tanjung oleh Tim Penjaringan Balon Bupati Partai Golkar Tapteng, Minggu (10/4). Marihot Simamora/ST

Sekretaris Tim Penjaringan, Henri J Hutagalung menjelaskan ada 15 bakal calon yang mengambil formulir sejak Senin-Kamis (4-7/4). Namun yang mengembalikan formulir masih 2 orang, yakni Sukran J Tanjung dan Masrin Tarihoran. Sementara masa pengembalian formulir hingga Senin (11/4) besok.

Kata Henri, Golkar memiliki 6 kursi di legislatif, itu masih kurang 1 kursi lagi untuk dapat mengusung satu pasangan calon. Karena itu Golkar membuka diri untuk koalisi dengan partai lain, dengan catatan yang dapat bersinergi dan mengemban visi dan misi yang sama.

“Memang syaratnya sesuai UU itu 20 persen atau 7 kursi di DPRD, makanya Golkar harus berkoalisi dengan partai lain, dengan catatan visi dan misi membangun itu bisa bersinergi,” kata Henri.

Terkait mekanisme penjaringan dan penetapan pasangan calon yang diusung, Henri menjelaskan hasil penjaringan DPD II ini akan disampaikan ke DPD I (provinsi) dan dilanjutkan ke DPP (pusat). Lalu akan dikembalikan balik ke DPD II untuk melakukan survei para figur yang akan diusung itu.

“Maka yang akan direkomendasikan adalah figur yang tertinggi tingkat keterpilihannya di masyarakat sesuai survei tadi. Surveinya sedang berjalan, hasilnya bulan depan, itu yang akan menjadi acuan. Tapi Golkar juga memberikan prioritas kepada kadernya yang memang punya rating tinggi di masyarakat,” kata Henri.

Editor: Raymon