2 tahun lalu |10 April 2016 16:32 |1772 Pembaca

Indomaret Tarutung Terapkan Plastik Berbayar‬

Foto: Faktur belanja dari Indomaret yang membebankan konsumen 'Diet Kantong Plastik Rp200. Buea/ST

TARUTUNG, SUARATAPANULI.COM – Gerai Indomaret di Tapanuli Utara mulai menerapkan program kantongan plastik berbayar. Setiap konsumen yang belanja mempergunakan plastik berlogo Indomaret dikenakan biaya Rp200. Seperti dilakukan oleh Indomaret perempatan Jalan DI Panjaitan, Kota Tarutung.

Penerapan plastik berbayar ini tidak sepenuhnya diterima masyarakat. Seperti yang diutarakan oleh Nova Br Tobing kepada awak media, Minggu (10/4).‬

‪Menurut ibu ini, pihak konsumen harusnya ditawari oleh kasir apakah menggunakan plastik berbayar atau tidak. Bukan karena masalah harganya, tetapi penerapannya harus seperti itu. Supaya konsumen tidak merasa dirugikan.‬ “‪Apalagi setahu ibu ini pemerintah belum pernah mensosialisasikan penerapan plastik berbayar di Tarutung,” jelas ibu Nova gerah.‬

Foto: Slogan 'Kampanye Indonesia Bebas Sampah 2020‬'. Buea/ST Foto: Slogan ‘Kampanye Indonesia Bebas Sampah 2020‬’. Buea/ST

Terpisah pegawai Indomaret bagian kasir menjelaskan penerapan program plastik prabayar di Indomaret seingatnya dimulai awal April.‬ Pantaun media di meja kasir ada dipajang slogan “Indonesia Bersih Sampah 2020 Diet Kantong Plastik”.‬

Horas Sihombing warga Tarutung meminta agar Pemkab Taput segera membuat peraturan dan mensosialisasikan penerapan plastik berbayar di Taput. Hal ini  sesuai denan surat edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kepada Kepala Daerah melalui surat Nomor S.1230/PSLB3-PS/2016 tertanggal 17 Februari 2016, tentang Harga dan Mekanisme Penerapan Kantong Plastik Berbayar, dipastikan mulai 21 Februari 2016 pemakaian plastik di gerai ritel akan berbayar, dengan nominal Rp200 per plastik.‬

Editor: Mora